• info@lazismu.org


Kekeringan Gunungkidul, Lazismu DIY Salurkan 10 Tangki Air Bersih

05/07/2019

Gunungkidul – LAZISMU. Kekeringan yang melanda Gunungkidul menyebabkan kekurangan air bersih sudah mulai dirasakan di 14 kecamatan dari total 18 kecamatan yang ada. Sekitar 104.166 (seratus empat ribu serratus enam puluh enam) jiwa terdampak akibat kekeringan ini.

Dalam aksi kepedulian terhadap sesama, Lazismu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan Lazismu Gunungkidul beserta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tepus menyalurkan 10 tangki air bersih untuk masyarakat khususnya di kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (2/7/2019).

 

Kecamatan Tepus merupakan tempat rekomendasi dari Lazismu Daerah Gunungkidul. Selain itu, hasil survei Kecamatan Tepus merupakan Kecamatan yang mengalami kekeringan, dan jauh dari akses air bersih.

 

Lebih lanjut, Eka Yuhendri, Wakil Sekretaris Lazismu DIY mengungkapkan, ancaman krisis air ini bukan lagi wacana, tetapi sudah terjadi didepan mata. Menurutnya, akibat langsung dari tidak tercukupinya kebutuhan air ini bisa menyebabkan gagal bercocok tanam dan panen yang berakibat terganggunya persediaan bahan pangan, sanitasi yang buruk dan kelaparan yang berdampak munculnya penyakit akibat kurang pangan dan bahkan kedepan tidak tertutup kemungkinan berakibat pada gizi buruk.

 

“Tindakan konservasi air yang terprogram dalam jangka pendek dan jangka panjang sudah sangat mendesak untuk diterapkan oleh pemeritah dan harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Eka.

 

“Hari ini Lazismu DIY dan Gunungkidul, serta MDMC Gunungkidul hadir untuk mebantu masyarakat terdampak agar masalah air ini terkurangi,” ungkapnya

 

Saat ini, Ia melanjutkan, Lazismu DIY menyalurkan 10 tangki air bersih ke Kecamatan Tepus, dan SD Muhammadiyah Purwodadi Tepus Gunungkidul.

 

“Ada 10 tangki air, yang 1 tangki diberikan kepada SD Muhammadiyah Purwodadi atas rekomendasi PCM Tepus, dan 9 lainnya deserahkan ke PCM Tepus, yang selanjutnya akan di distribusi ke masyarakat sekitar khususnya di tepus,” terangnya.

 

“Basis data kita adalah berbasis jejaring Muhammadiyah, yaitu menghubungi Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul dan akhirnya tersentral di PCM Tepus. Selaan itu, memang Tepus juga kecamatan yang lokasinya tinggi dan sangat membutuhkan, terutama di AUM dan Masjid.” Imbuh Wakil Sekretaris Lazismu DIY itu.

 

Sementara itu, Suradal, Ketua PCM Tepus mewakili masyarakat di cabang Tepus, dan sekaligus tuan rumah SD Muhammadiyah Purwodadi sangat berterimakasih atas bantuan air bersihnya yang sangat bermanfaat. Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat ridho dari Allah untuk semuanya.

 

“Mudah-mudahan tidak hanya cukup pertemuan terakhir, tapi masih ada bantuan lain yang kita harapkan bisa ada bantuan lain untuk masyarakat Tepus,” ungkap Supardal.

 

Dalam kesempatan yang sama, Eka Yuhendri juga mengajak masyarakat, khususnya di DIY untuk peduli terhadap saudara kita yang terkena bencana kekeringan yang saat ini terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Sampai saat ini, Lazismu DIY masih terus membuka donasi untuk korban kekeringan di Gunungkidul. (bp)

 

(Sumber: Lazismudiy.or.id