• info@lazismu.org


2,4 Juta Liter Air Bersih Digelontorkan Lazismu se-Jatim di 109 Desa yang Kekeringan

16/10/2019

Surabaya – LAZISMU. Musim kemarau panjang mengakibatkan banyak daerah di provinsi Jawa Timur dilanda kekeringan dan gersang. Warga mengalami kekurangan air bersih. Kebutuhan akan air untuk mandi, mencuci, dan lainnya sangat sulit diperoleh oleh warga.

Karena itu, Lazismu se-Jatim yang didukung oleh donator bergerak memberikan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan dan kekurangan air. Dalam laporannya, Lazismu se-Jatim telah mengirimkan air bersih dengan volume 2,4 juta liter yang disalurkan bagi 109 desa yang terdampak di 12 daerah kabupaten dengan total penerima manfaat 18.481 orang.

 

Sampai saat ini kegiatan penyaluran bantuan air bersih masih terus dilakukan. Dari 12 daerah yang telah dipasok bantuan air bersih oleh kantor Lazismu wilayah dan daerah di masing-masing kabupaten setempat, antara lain Banyuwangi sebanyak 16.000 liter, 1 desa, 122 penerima manfaat, Blitar sebanyak 106.200 liter, 5 desa, 2.829 penerima manfaat, Bojonegoro, sebanyak 500.000 liter, 22 desa, 4.844 penerima manfaat, Lumajang, sebanyak 239.000 liter, 12 desa, 1.303 penerima manfaat., Magetan sebanyak 804.000 liter, 10 desa, 2.181 penerima manfaat, Malang, sebanyak 95.000 liter, 19 desa, 679 penerima manfaat.




 

Bantuan serupa juga disalurkan untuk kabupaten Mojokerto, sebanyak 115.650 liter, 2 desa, 300 penerima manfaat, Ngawi sebanyak 143.900 liter, 8 desa, 2.058 penerima manfaat, Pacitan sebanyak 220.000 liter, 16 desa, 3.165 penerima manfaat, Tulungagung, 64.000 liter, 4 desa, 1.000 penerima manfaat. Sementara yang masih dalam proses pendataan penerima manfaat yakni  Trenggalek, 32.000 liter, 5 desa dan Nganjuk sebanyak 69.500 liter, 5 desa.

 

Ketua Lazismu Jawa Timur, Zainul Muslimin, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik donatur, muzaki, perusahaan swasta, pemerintah daerah, lembaga donor nasional dan internasional, serta majelis/lembaga/ortom Muhammadiyah setempat yang telah bekerjasama dan bersinergi dalam rangka program bantuan sedekah air bersih ini (16/10/2019).

 

“Semoga sinergi dan kerjasama yang telah kita lakukan bisa berjalan secara berkesinambungan dengan program program yang lebih berdampak luas dan positif bagi warga yang membutuhkan di masa mendatang,” katanya. (adt)