• info@lazismu.org


216.000 Liter Air Bersih Didistribusikan MDMC – Lazismu ke Warga Bumi Sukowati

25/09/2019

Sragen – LAZISMU. Kekeringan yang melanda Jawa Timur dan Jawa Tengah akibat musim kemarau panjang menyisakan persoalan bagi warga yang terdampak. Jaminan akan kebutuhan air bersih membutuhkan solusi dari para pemangku kepentingan agar pasokan air ke daerah yang terdampak dapat memadai.

Di Sragen Jawa Tengah, kekeringan berlangsung sejak 24 Agustus 2019 hingga 22 September 2019. Sumur-sumur rumah warga tak lagi mengeluarkan air. Untuk mendapatkan air, warga mencari ke daerah yang masih ada sumber-sumber mata air. Jauhnya jarak untuk mendapatkan air dirasakan warga karena belum tentu memperoleh air yang diharapkannya.

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu turun ke beberapa titik mendata daerah-daerah yang dianggap tidak ada air sama sekali. Dengan mengerahkan relawan dari IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), Perguruan Seni Beladiri TS (Tapak Suci), PII (Pelajar Islam Indonesia), Faris (Forum Komunikasi Rohis Sragen), HW (Hizbul Wathan) dan berbagai komunitas lainnya bergerak memberikan bantuan pasokan air bersih.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Sragen, Ikhwanushoffa, mengatakan, kegiatan pendistribusian air bersih di Kabupaten Sragen, menurunkan 126 relawan. Para relawan disebar ke 6 kecamatan, 12 Desa dan 18 Dusun. “Penerima manfaat pendistribusian air bersih diperkirakan mencapai 1556 KK atau 3244 jiwa. Total volume air bersih yang telah dipasok sebanyak 216.000 liter,” katanya.

Direktur Lazismu Sragen, Ronny Megas Sukarno, mengungkapkan, air bersih yang didistribusikan kepada korban terdampak kekeringan di Bumi Sukowati berasal dari para donatur yang telah menyisihkan sebagian  hartanya untuk membantu saudara kita yang dilanda kekeringan.

“Terima kasih donatur yang telah berdonasi melalui Lazismu Sragen. Kami masih membuka donasi untuk bencana kekeringan di Sragen. Setetes air menghidupi mereka,” ucapnya. (na)