• info@lazismu.org


Alfamart dan Lazismu Kucurkan Donasi untuk Sekolah Dasar Muhtadin

16/04/2019

Jakarta – LAZISMU. Dalam rangka kepedulian pendidikan, Alfamart berkolaborasi dengan Lazismu telah mengucurkan bantuan pada Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Kota Madiun atau SD Muhtadin.  Hal ini tertuang dalam program Save Our School (SOS).

 

Kepala Sekolah SDM Kota Madiun, Dwi Harijati mengatakan, dalam proses belajar mengajar para peserta didik perlu ditingkatkan. Salah satu yang memengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa adalah faktor kelengkapan sarana dan prasarana di sekolah tersebut.

 

“Sarana prasarana merupakan hal yang sangat vital dan penting  dalam menunjang kelancaran atau kemudahan dalam proses pembelajaran,” ujarnya Kamis, 16/04/2019.

 

Rencananya, SDM Kota Madiun ini akan dibangun gedung yang baru di atas tanah seluas 1.245 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih. Dalam program SOS SD Muhtadin mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 juta.

 

Pihaknya, sangat berterimakasih kepada berbagai pihak atas turut sertanya dalam meningkatkan kecerdasan bangsa melalui pengembangan SD Muhtadin.

 

“Terimakasih yang tulus kami ucapkan atas bantuan dari Program Alfamart dan Lazismu. Semoga Allah senantiasa memudahkan langkah kita dalam hal kebaikan,” tambahnya.

 

Manager Pemberdayaan dan Distribusi Lazismu, Falhan Nian Akbar mengatakan, program ini bersifat nasional dan tersebar di seluruh Indonesia yang sudah berlangsung sejak 2018. Alfamart menggalang donasi untuk program sarana pendidikan berkolaborasi dengan Lazismu dalam hal penyaluran dana donasi tersebut.

 

Dia menjelaskan, terdapat 20 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia dan mendapatkan program SOS. Di antaranya Bengkulu, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan. Dalam hal ini masing-masing wilayah terdapat dua sekolah yang mendapatkan bantuan renovasi.

 

Dia melanjutkan, daerah Lampung, Kalimantan Barat, Medan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Masing- masing daerah tersebut terdapat satu sekolah yang menerima program tersebut. (ars)