• info@lazismu.org


Bantu Pengungsi Wamena Pulang Ke Daerah Asal, MDMC Gandeng Banyak Kalangan

14/10/2019

Jayapura – LAZISMU. Penanganan pengungsi Wamena di Jayapura terus berlanjut. Setelah melakukan pendampingan secara psikologis dan memberikan bantuan mainan anak-anak di lokasi pengungsian, kali ini MDMC Papua berhasil membantu kepulangan pengungsi Wamena ke daerah asal.

 

Tragedi kemanusiaan yang berawal dari konflik komunal yang melanda distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, 23 September lalu berdampak pada ribuan warga eksodus dan mengungsi di berbagai tempat di Kabupaten Jayapura. Sebagian besar pengungsi telah kembali ke daerah asal di luar Provinsi Papua.

 

Ada beberapa warga yang belum pulang ke daerah asal karena keterbatasan dana untuk pembelian tiket dan uang saku selama perjalanan. MDMC Papua tidak tinggal diam. Relawan segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak seperti perkumpulan paguyuban atau kerukunan warga dari luar Provinsi Papua.

 

Bahkan komunikasi juga dilakukan dengan Pemerintah Daerah setempat. Hasilnya tidak kurang dari seratus pengungsi yang mendapatkan dukungan MDMC Papua dan bisa pulang ke daerah asalnya.

 

Seperti penuturan Ja'ati Riyansyah selaku Sekretaris MDMC Papua yang juga anggota Pimpinan Aisyiyah, sejak awal kami telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan banyak kalangan. Kami lakukan dengan Pemerintah daerah dan masyarakat di Parepare Sulawesi Selatan yang ada di Jayapura kemudian mempercayakan dana kepulangan warganya yang menjadi pengungsi kepada MDMC Papua.

 

 “Kami membantu mempercepat proses pembeĺian tiket kapal laut dan menyerahkan uang saku selama perjalanan,” katanya. Ja'ati menyebutkan, selain warga Parepare, juga ada warga dari Selayar dan daerah lain di Sulawesi Selatan.

 

"MDMC Papua turut melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pengurus Komunitas Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Jayapura untuk memudahkan keseluruhan proses hingga pengungsi bisa kembali ke kampung halaman,” jelasnya.

 

Para pengungsi yang dipulangkan, saat ini telah berlayar pada 11 Oktober kemarin, menggunakan kapal laut menuju Makassar untuk kemudian melanjutkan perjalanan sesuai tujuan daerah masing masing.

 

Apa yang dilakukan MDMC Papua merupakan bagian dari kiprah Muhammadiyah membantu penanganan pengungsi Wamena selain kegiatan lain seperti bantuan permainan anak dan televisi di tempat pengungsian serta kegiatan pendampingan sosial. Bantuan juga diberikan dalam bentuk suplemen makanan tambahan dengan buah-buahan agar asupan gizi pengungsi terjaga dengan baik.

 

Achma Junaidi salah seorang pimpinan wilayah Muhammadiyah Papua yang ikut mendampingi kerja-kerja kemanusiaan menyebutkan, Pimpinan Muhammadiyah Wilayah (PWM) Papua sangat mendukung aksi MDMC Papua. "Bagi pimpinan Muhammadiyah apa yang sudah dilakukan oleh relawan Muhammadiyah dibawah komando MDMC Papua ini sudah melebihi dari ekspektasi atau harapan kami. Kami sungguh salut dan berterima kasih,  saya yakin masyarakat akan semakin percaya dengan keberadaan MDMC,” tuturnya. (nu/na)