Dari Sang Surya Untuk Pelopor Pendidikan

25/08/2020

Banyumas – LAZISMU. Dalam acara pembekalan penerima beasiswa Sang Surya dari Lazismu Banyumas, 36 penerima manfaat mengikuti pembinan di Aula Abdu Dardiri Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas (22/8/2020).  Acara pembinaan dihadiri oleh Ketua PDM Dr. Ibnu Hasan, M.Si, Direktur Eksekutif Lazismu Banyumas Sabar Waluyo, S.E. dan Dosen Fakulltas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto Encep Saefudin, S.E, M.Si.

Pada kesempatan itu, Ketua PDM Banyumas, Ibnu Hasan, mengatakan, berbicara Lazismu memang tak bisa dilepaskan dari peran penting Muhammadiyah. Elan vital dakwahnya merupakan spirit yang mengalir dalam setiap gerak organisasi. “Kebaikan kepada orang lain, bukan berarti ingin mendapat balasan kebaikan lagi, karena berbuat baik sudah menjadi prinsip yang mendarahdaging dalam dakwah Muhammadiyah sejak berdiri,” paparnya.

Sebagai ajaran agama, memberikan suatu kebaikan yang terbaik merupakan nilai kebaikan yang paling utama. Bagaimana sikap ikhlas dalam memberikan kebaikan kepada orang lain berbuah menjadi nilai kebaikan yang paling tinggi yang juga diridoi oleh Allah sebagai tujuan inti.

Generasi muda adalah pelopor. Pelopor diawali dengan aksi yang baik, demikian disampaikan Encep Saifudin selaku Dosen FAI Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Dalam paparan materinya, Encep menambahkan, generasi muda harus bisa membaca peluang. Hal itu perlu dimiliki oleh generasi muda sehingga mampu melakukan manajemen waktu untuk memaknai kehidupan.

Sebagai mahasiswa, lanjutnya, pengalaman ketika dulu kuliah dan bagaimana mencari informasi-informasi beasiswa bahkan sampai keluar negeri, perlu dicari sekuat mungkin. Dalam beraksi untuk meraihnya maka kita harus mampu menjadi pelopor, minimal pelopor untuk diri sendiri, baru kemudian berjalan bersama orang lain. 

Sebagai muslim, harus bisa memelopori untuk berbuat kebajikan. Akhir-akhir ini, banyak yang risau, ketika umat muslim bergerak, karena akan berubah dunia ini. Kampus, lingkungan rumah, dan lainnya, adalah wahana untuk melakukan perubahan. Dan pelopor dimulai dari sini, bisa merangkul dan mengajak yang lainnya untuk berbuat kebajikan.

“Keseriusan dalam menggapai cita-cita perlu dipupuk dan dijaga agar bisa bermanfaat bagi orang lain pada suatu saat nanti,” katanya.

Di akhir sesi penyampaian materi, Direktur Eksekutif Lazismu Banyumas Sabar waluyo, menyampaikan, bahwa mengenai program beasiswa Sang Surya, tidak semata-mata memberikan semangat. “Berjuang dengan sungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan adalah siap menerima tantangan hidup, karena tidak semua orang yang dapat merasakan pendidikan tinggi bisa diakses,” paparnya kepada para peserta.

Diharapkan para penerima manfaat menjadi lebih semangat dalam menempuh pendidikan. Maka silaturahim baik antara peserta dengan Lazismu Banyumas dan juga antar peserta itu sendiri perlu dilakukan sehingga mampu memberikan dampak yang lebih bermakna. Lazismu Banyumas dalam membantu generasi muda untuk mencapai cita-citanya tak bisa berjalan sendirian, perlu dukungan banyak pihak baik di dalam persyarikatan dan di luar persyarikatan agar bergerak maju dan senantiasa mendapat terus kepercayaan dari para cerdik-dermawan di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (jnd)