• info@lazismu.org


Di Hari Guru, Lazismu Parepare Serahkan Kado Peduli Guru

26/11/2019

Parepare – LAZISMU. Sebagai bentuk apresiasi kepada guru, Lazismu Kota Parepare menyerahkan Kado Hari Guru kepada dua orang guru yang berstatus sukarela. Kado hari guru diserahkan di kantor Lazismu di bilangan jalan Jendral Ahmad Yani KM 2 Kota Parepare (25/11/2019).

Dua penerima manfaat terdiri dari dua guru yakni Risnawati dan Hardianti Ismail, keduanya adalah guru sukarela pada Sekolah SD muhammadiyah 4 Kota Parepare,Tegal Bukit Madani Timur, di mana keduanya masih status guru sukarela.

Penyerahan kado itu, sebagai apresiasi hari guru yang diserahkan oleh Sekretaris Lazismu Kota Parepare, Saiful Amir yang disaksikan oleh Divisi Fundraising, Rosmala Dewi dan Cahaya Anita selaku Divisi Program.

Keduanya sangat mengapresiasi program peduli guru Lazismu. Risnawati menyampaikan terima kasih kepada Lazismu atas kado hari guru ini. “Bantuan ini sangat bermakna bagi saya apalagi sebagai guru yang masih berstatus guru sukarela,” ungkapnya dengan sukacita.

Hal senada disampaikan Hardianti Ismail, secara pribadi sangat senang atas program peduli guru Lazismu.Semoga ini menjadi pelecut motivasi untuk terus menjadi guru yang profesional dalam mendidik siswa-siswi. Meski bukan guru PNS, kami tetap mengabdi untuk mencerdaskan bangsa, ungkap Dian.

Saiful Amir usai menyerahkan kado hari guru, mengatakan, kendati tidak ada seremoni, kami tetap memberikan apresiasi kepada para pahlawan tanpa tanda jasa ini dalam bentuk penyerahan Bantuan Peduli Guru Lazismu. Program ini didedikasikan kepada para guru yang betul-betul mengabdi,” katanya.

Mereka berdua sangat layak mendapatkan karena mengajar di sekolah yang baru dirintis. Semangat dan pengabdiannya menjadi alasan bagi Lazismu untuk memilih mereka berdua.

Ketua Lazismu Parepare, Erna Rasyid Taufan, mengatakan, program ini adalah upaya untuk menghargai jasa para pendidik meskipun mereka tidak pernah meminta untuk diapresiasi. Kita yang telah mendapatkan manfaat yang sangat besar berupaya memuliakan profesi guru.

Karena itu, program peduli guru Lazismu ini sangat baik walaupun masih terbatas penerimanya. “Jika semakin besar yang berzakat dan bersedekah di Lazismu maka penerima manfaat semakin banyak pula, khususnya guru yang berstatus sukarela,” ungkapnya. (sf)