• info@lazismu.org


Dua Sejoli Ini Manfaatkan Kertas Daur Ulang untuk Undangan dan Tali Asih Tamu Didonasikan ke Lazismu

11/11/2019

Gresik – LAZISMU. Melangsungkan pernikahan bagi setiap orang dilakukan sekali seumur hidup. Sebagai sesuatu yang sakral, pernikahan bisa dilakukan di mana saja dan dengan konsep yang berbeda-beda. Di Gresik, Jawa Timur, pesta pernikahan dilangsungkan dengan tema unik. Pasangan pengantin, Alviana Nabilah Zimam dan Ahmad Habib Elfikri itu sengaja membuatnya dan tidak sekadar hanya ingin berbeda.

 

Diketahui dua sejoli ini merupakan tamatan Madrasah Mualimin dan Mualimat Yogyakarta. Pernikahannya digelar pada hari Sabtu, 9 November 2019. Yang membuat unik dalam resepsi penikahan tersebut adalah tali asih yang diberikan para tamu undangan didonasikan melalui Lazismu. Nana sapaan karib Alviana Nabilah Zimam, mengutarakannya, bahwa konsep ini terinspirasi dari orang tuanya yang sejak kecili dididik untuk memaknai arti memberi.

 

“Sejak kecil ditanamkan nilai-nilai memberi. Bapak dan ibu tidak hanya sekedar bicara, tapi saya diajak praktik memberi kepada orang lain yang membutuhkan,” kata Nana.

 

“Diadakannya resepsi pernikahan sebagai ungkapan rasa syukur, berbagi kebahagiaan untuk orang lain. Jadi kami berkomitmen, uang pundi yang diberikan oleh para tamu, kami donasikan untuk mendukung program-program Lazismu,” ujar Nana.

 

Menurutnya, ide utama itu muncul dari ibunda sebenarnya, Ida Zuraida. “Kami terinspirasi ketika ada pernikahan di Jogja beberapa waktu yang lalu. Pasangan pengantin mempersilahkan tamu undangan untuk berdonasi buku bacaan, yang informasinya disampaikan melalui kertas undangan pernikahan,” ujar Nana.

 

Di resepsi itu, pasangan tersebut menyediakan dropbox untuk tamu yang ingin berbagi buku. “Mereka bekerjasama dengan organisasi sosial untuk menyalurkannya. Terinpsirasi dari situ dan atas pertimbangan keluarga, akhirnya kami memercayakan Lazismu sebagai lembaga yang kami tuju untuk tali asih kami,” ungkapnya.

 

Ada alasan mengapa Lazismu dipercaya oleh kami. “Sebab kami percaya kepada Lazismu, karena merupakan lembaga milik Muhammadiyah dan kemanfaatan yang diberi nantinya juga akan berdampak luas,” tambahnya.




 

Tak hanya mempelai wanita, Habib mempelai laki-laki turut mendukung ide ini, “Saya dulu juga aktif terlibat di Lazismu Malang Kota. Syukur Alhamdulillah, saya mendukung tali asih ini diberikan kepada Lazismu,” paparnya.

 

Resepsi pernikahan dilangsungkan di Wisma Achmad Yani Gresik, dan berlangsung lancar. “Setelah dilakukan perhitungan tali asih, yang masuk sebesar Rp. 56.217.000,” kata Kepala Kantor Lazismu Gresik, Minal Abidin.

 

“Terima kasih atas kepercayaan keluarga besar kedua mempelai, khususnya Bapak Zimam, donasi yang masuk ini akan kami salurkan ke penerima manfaat dan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan program kemanusiaan,” tambahnya.

 

Pernikahannya terbilang unik, karena mengusung tema Go Green. “Kertas undangan yang kami gunakan merupakan kertas daur ulang. Begitu juga souvenir yang kami berikan berupa kumpulan doa serta biji tanaman,” kata Nana tersenyum. (len)