Gandeng Lazismu, YABB (Gojek) Salurkan 400 Paket Sembako Di Kota Malang

24/07/2020

Malang – LAZISMU. Gerakan berbagi yang diluncurkan Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) bersama beberapa lembaga amil zakat, termasuk Lazismu di Kota Malang secara seremonial berlangsung pada Sabtu 4 Juli 2020, yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Gajayana Kota Malang. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur, Perwakilan Gojek, para Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan ‘Aisyiyah (PDA) Kota Malang, serta para undangan dan para penerima manfaat.

Sebelumnya di beberapa kota, bersama figur publik papan atas seperti Slank, Luna Maya, Chef Arnold Poernomo, Kerenina Sunny, serta Giring Ganesha, penyaluran distribusi bantuan yang sudah terkumpul dilaksanakan di 17 kota di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Medan, Depok, Tangerang, Bogor, Balikpapan, Manado, Palembang, Semarang, Surabaya, Malang, Padang, Solo, Yogyakarta, Makassar, dan Jayapura.

Adapun di kota Malang, Lazismu sebagai mitra YABB Perusahaan Online Gojek, mendapat amanah menyalurkan paket sembako sejumlah 450 paket, yang berisi berisi  beras 5 kg, gula 1 kg, minyak 1 liter dan daging kornet. Kegiatan ini bertujuan meringankan beban dampak pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Ketua PDM Kota Malang, Abdul Haris, dalam sambutannya menyatakan, Muhammadiyah senantiasa mengajak umat Islam beramal nyata, salah satunya dalam bentuk menghimpun dana bantuan dan disalurkan kepada mereka yang berhak. “Untuk itu, pimpinan Muhammadiyah bersama jajarannya, termasuk Lazismu senantiasa menjaga amanah dan kepercayaan dari donatur dan muzaki,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Reynando, perwakilan Gojek Malang Raya sangat menyembut baik kegiatan ini dan merupakan bentuk kepedulian kedua belah pihak, Lazismu dan Gojek, turut berperan serta membantu warga terdampak pandemi Covid-19 yang membutuhkan uluran tangan.

“Gojek selalu bekerjasama dengan para mitra terpercaya, termasuk dengan Lazismu. Dalam kegiatan aksi kemanusiaan, memberikan bantuan pangan kepada warga terdampak Covid-19 di Kota Malang. Semoga kerjasama ini terus berkelanjutan dan semakin erat di masa mendatang” kata Rio.

Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur, Zainul Muslimin, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan tepat pada peringatan milad Lazismu yang ke-18. Lazismu didirikan pada 4 Juli 2002 sebagai bentuk respons Muhammadiyah guna menggerakkan potensi zakat umat Islam dan pengelolaan dana filantropi di Indonesia. Karena itu selain menyambut baik aksi bersama Gojek ini, ia juga menekankan para Amil Lazismu untuk terus berkerja keras dan meningkatkan giat fundraising guna membantu saudara-saudara kita yang masih berada di garis kemiskinan.





 

Disamping itu, Zainul mengajak semua pihak, memikirkan kegiatan Qurban yang salah satunya juga untuk mengatasi ketersediaan pangan yang berkelanjutan. Lazismu Wilayah Jawa Timur telah melaksanakan program Qurban kemasan selama 4 tahun, yakni daging qurban diwujudkan dalam bentuk makanan dalam kaleng, kornet dan rendang.

Ia mengajak semua pihak untuk turut serta lebih menyukseskan program Qurban untuk program ketahanan pangan yang manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Salah satu penerima manfaat program Lazismu bersama Gojek, Sana’i seorang marbot masjid penyandang disabilitas, merasa senang dan gembira telah dibantu oleh Lazismu-Gojek. Ia, disamping bertugas di Masjid, juga seorang loper koran yang turut merasakan dampak Covid-19.

“Terima kasih, Lazismu dan Gojek telah peduli kepada warga yang membutuhkan seperti saya ini. Pendapatan saya sebagai loper koran hanya Rp 20 – 30 ribu per hari. Ketika wabah pandemic berlangsung hampir tidak berpenghasilan sama sekali dari pengantaran koran, karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengantar koran ke rumah-rumah pelanggan. Apalagi beberapa waktu lalu diberlakukan PSBB,” ungap Sana’i.

Sementara itu, Wakil Ketua Lazismu Kota Malang, Anas Yusuf, mengatakan, pada tahap pertama ini dibagikan 305 paket bantuan pangan, sedangkan sisanya 145 paket dibagikan kepada para guru, marbot, pegiat sosial dakwah di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta driver gojek pada Kamis (9/7/2020). Kegiatan penyaluran ini tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, hadirin dan penerima manfaat menjaga jarak, cek suhu tubuh, mencuci tangan dengan hand sanitizer dan memakai masker.

Anas menambahkan, ia dan rekan-rekan amil Lazismu di Kota Malang merasa bangga mendapat kepercayaan dari pihak Gojek untuk menyalurkan paket bantuan kepada sasaran penerima yang salah satunya adalah pengemudi ojek yang terdampak Covid-19. Kepercayaan ini diwujudkan dalam bentuk pendistribusian yang tepat sasaran sesuai dengan data yang telah dihimpun. (ad)