• info@lazismu.org


Gelar Konser Amal, Lazismu Gandeng Salam Charity Hadirkan Maher Zain

20/03/2019

Jakarta – LAZISMU. Lembaga kemanusiaan internasional Salam Charity bersama dengan lembaga amil zakat nasional, Lazismu menggelar Malam Amal Kemanusiaan, dengan tajuk “Melayani Negeri Sepenuh Hati" dengan menghadirkan penyanyi kondang asal Swedia Maher Zain dan pelantun lagu reliji Opick Tombo Ati yang juga dimeriahkan oleh Indah Dewi Pertiwi.

Demikian disampaikan Lazismu dalam konferensi pers di Mandarin Hotel Jakarta, (19/3/2019). Menurut Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, malam amal tersebut digelar di Komplek Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Senayan, Jakarta. Tujuan malam amal ini ditujukan untuk penghimpunan donasi bagi pembangunan 2000 hunian sementara (huntara) tahan gempa yang disertai toilet komunal dan sumur bor beserta 50 paket kelas baru di wilayah Indonesia yang terdampak bencana.

Hilman mengatakan, Lazismu menargetkan terkumpulnya donasi sebanyak Rp. 22,5 miliar, dengan target lokasi penerima manfaat pada 8 lokasi se-Indonesia, yaitu Lombok, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kota Palu, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Serang, dan jumlah penerima manfaat sebanyak 5.618 kepala keluarga atau 30.405 jiwa.

"Kami menawarkan kepada calon donatur yang ingin berdonasi berupa paket huntara, toilet komunal dan sumur bor senilai 10 juta per unit, sementara untuk kelas baru senilai 50 juta per paket," jelas Hilman.

Hilman juga mengungkapkan, malam amal kemanusiaan tersebut sebagai wujud aksi perdana untuk menghimpun donasi sesuai yang ditargetkan Lazismu. Prosesnya akan terus berjalan untuk menggalang dana kemanusiaan sampai batas waktu tertentu.  

Dalam malam konser amal tersebut, Hilman menuturkan ada sekitar100 mitra donatur Lazismu yang telah diundang dari 700 penonton yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Maher Zain menyatakan akan bertolak ke wilayah terdampak bencana, Palu, untuk memberikan dukungan moril secara langsung. Bersama Salam Charity dan Lazismu secara bersama-sama ingin memberikan perhatian dan kepedulian. “Sebagai seorang muslim, lanjut Maher kita harus tolong-menolong, kata peraih Double Platinum ini dibawah lebel Universal Music Indonesia.

Maher mengatakan, mengapa kami ada di sini? Karena kami ingin ke lokasi terdampak pasca-bencana. Kami ingin tahu lebih dekat, menyaksikan sendiri, dan kami ingin merasakan dengan cara yang lain,” ungkap Maher. (na)