Jajaki Kerjasama, Lazismu dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Dorong Kemandirian UMKM Berbasis Keluarga

22/07/2020

Pekanbaru – LAZISMU. Lazismu terbuka berkolaborasi dengan siapapun, untuk bekerjasama dalam kegiatan sosial. Selasa, 21 Juli 2020, Lazismu Kota Pekanbaru menggelar silaturahim ke Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Jalan Setiabudi Pekanbaru.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Pekanbaru, Hari Siyanto, mengatakan agenda silaturahim ini merupakan bentuk kerjasama dalam kegiatan sosial. “Saudara-saudara kita di PSMTI, yang kita singgahi adalah mitra sinergi, kita ingin menjalin kerjasama membantu saudara kita yang tekena dampak covid-19, ini tidak bisa dikerjakan sendiri harus bersama-sama,” katanya.

Lebih lanjut, Haris menyampaikan, Lazismu sudah mengagendakan program ketahanan pangan untuk menghadapi pandemi yang belum pasti akan berakhir. Sektor yang paling terkena dampak pandemi adalah sektor ketahanan pangan, dengan adanya program ketahanan pangan mandiri, salah satu di antaranya dengan cara memperkuat ketahanan pangan secara mandiri di lingkup terkecil yaitu rumah tangga. 

Misalnya usaha jualan kue, ini bisa membantu mereka yang tersampak dengan bersama – sama ikut memasarkan dan mendapatkan bahan olahannya, karena tidak selamanya bantuan itu bersifat karitas.

Selain itu, menurut Haris, pemanfaatan tanah wakaf juga bisa dilakukan untuk menanam tanaman yang bisa menunjang ketahanan pangan dan bahan makanan pokok lainnya. “Tentu saja dengan memberikan pendampingan, mereka yang terkena dampak akan disaring berdasarkan kemampuan dan minatnya,” bebernya. Haris berharap bisa bersinergi lebih jauh lagi, terkait program-program ketahanan pangan.




 

Dengan adanya pertemuan ini, selain menghasilkan program dan ide baru, juga sebagai urun ide kepada masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi kondisi yang terjadi saat ini. Intinya satu, kita tidak panik, bukan keadaan yang mengendalikan kita, tapi kita yang mengendalikan keadaan,” tandas Haris.  

Sementara itu, Ketua PSMTI Riau, Steven Wijaya menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Lazismu Kota Pekanbaru. “Kita banyak mendapatkan ilmu dengan duduk bersama, selain itu dalam kesempatan ini kita mengajak masyarakat untuk bersabar dalam menunggu vaksin yang sedang dikeluarkan dan diuji klinis oleh para ilmuwan untuk mengatasi pandemi,” pungkasnya.

Lebih lanjut Steven juga membenarkan pernyataan dari Lazismu, bahwa saat ini banyak sektor ekonomi yang terkena dampaknya. “Sekarang banyak usaha yang terkena dampak terutama UMKM kelas menengah ke bawah, memang perlu satu ide kreatif dan kerjasama bagaimana mereka punya tempat untuk beraktifitas, mungkin produk mereka banyak dicari tetapi tidak diketahui banyak orang,” ujarnya.

Steven mengatakan salah satu program PSMTI adalah dengan cara meningkatkan penggunaan media sosial sebagai salah satu cara untuk menjual dan memperkenalkan produk yang dimiliki. “Pemanfaatan media sosial seperti media daring sosial serta saluran lainnya diharapkan bisa memberikan kemudahan untuk menjual produk mereka, ini perlu dikembangkan oleh pemerintah kota dan provinsi,” ungkapnya. (na)