• info@lazismu.org


Kenakan Masker, Siswa SD Muhammadiyah 12 Pamulang Galang Dana Peduli Kabut Asap

03/10/2019

Tangerang – LAZISMU. Ada banyak cara bagaimana menumbuhkan kepekaan sosial untuk berbagi sejak dini. Salah satunya dengan menceritakan kelestarian alam. Jika alam rusak, tidak terawat maka akan menimbulkan dampak kerugian besar bagi lingkungan sekitarnya.

Contohnya peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan, bahaya api yang besar akan membakar benda-benda yang ada dan menimbulkan asap yang bisa mengganggu kesehatan. Banyak dampak yang ditimbulkan seperti batuk, mata perih dan sesak napas.  

Demikian sekelumit cerita tentang pentingnya pendidikan karakter yang disampaikan Lazismu kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 12, Pamulang, Tangerang Selatan (2/10/2019). Staf Fundraising Lazismu, Rini Febriani, mengatakan, kehadiran Lazismu di sekolah ini selain edukasi berbagi, mengajak siswa-siswi untuk aksi gerakan sekolah peduli asap. “Para siswa dan guru juga melakukan penggalangan donasi yang dilakukan selama 2 hari,” pungkasnya.




 

Sebagai simbol kepedulian, lanjut Rini, amil Lazismu, guru dan para siswa menggunakan masker bersama agar pesan intinya turut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana asap di Sumatera dan Kalimantan.

Harapan siswa-siswi SD Muhammadiyah 12 Pamulang, mereka sangat ingin teman-teman mereka yang juga duduk di sekolah dasar baik di Sumatera dan Kalimantan, bisa bersekolah lagi dengan udaranya yang bersih.

Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Pamulang, Nur Aisyah, mengatakan, semoga apa yang kita donasikan ini bermanfaat dan bisa menjadi amal kebaikan.  “Tujuan kegiatan ini bersama Lazismu bukan hanya penghimpunan donasi untuk para korban saja, tapi juga edukasi berbagi sejak dini yang perlu kita tanamkan kepada para siswa-siswi untuk saling peduli dengan sesame,” jelasnya.

Lazismu mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah dan siswa-siswi yang telah ikut berpartisipasi dalam gerakan sekolah peduli asap. Di penghujung acara, hasil penghimpunan yang dikumpulkan selama dua hari sebesar Rp 25.506.000, diserahkan melalui Lazismu untuk para warga yang terdampak kabut asap dan bisa meringankan bebannya. (rn)