• info@lazismu.org


Ketuk Hati, Bantu Pasien Terdiagnosa Tumor Hidung

09/10/2019

Surabaya – LAZISMU. Siang itu, seorang amil berbagi informasi melalui pesan daring. Isinya memohon dukungan bahwa dirinya mendapat informasi dari seseorang yang membutuhkan pertolongan, atas nama Nur Tsuroyah. Intinya seorang Ibu berinisial Duwi dari Bojonegoro, Jawa Timur, terdiagnosa sakit tumor hidung. Demikian informasi yang disampaikan salah seorang amil, Imam Hambali kepada sesama amil di wilayah Jawa Timur.

Ibu Duwi adalah pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya. Menurut informasi, kata Tsuroyah sudah antre kamar untuk tindakan operasi. Awalnya, selama 4 bulan menunggu antrean, Ibu Duwi belum ada panggilan juga. Pasien tersebut terdaftar di peserta JKN - BPJS kelas 2. Saat ini kondisi Ibu Duwi sudah kehabisan dana untuk biaya pergi ke rumah sakit.

 

Tsuroyah mengaku tidak mengenalnya, tahu kondisi yang sebenarnya melalui status Facebook (FB) yang dikirimkan adiknya yang mengeluhkan kondisi Ibu Duwi serta pelayanan rumah sakit melalui salah satu grup FB warga Surabaya. 

 

Hati saya tergerak dan berinisiatif untuk membantu agar Ibu Duwi secepatnya bisa ke RSUD dr Soetomo agar bisa ditangani segera. Selasa 8 Oktober 2019, setelah berkoordinasi dengan teman (Pak Bambang) yang biasa menangani pasien dan dibantu ambulans  Lazismu Bojonegoro pasien tiba di IGD sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.

 

Sayangnya setelah diperiksa dokter, pasien tersebut belum termasuk bagian dari pasien emergency, sehingga pasien dipulangkan dengan alasan pasien masih bisa makan bubur. Lanjutnya, pasien sudah masuk dalam daftar antrian kamar. Hanya diberi obat anti nyeri saja. Lalu disarankan untuk kembali ke poli rawat jalan esok hari.

 

Tsuroyah awam dan bukan tim medis. Jadi dirinya tidak tahu pasien dengan kategori seperti apa  yang dianggap emergency menurut keterangan rumah sakit. Tsuroyah bertanya, apakah pasien yang masuk IGD dan bisa cepat mendapatkan penanganan adalah pasien yang nafasnya sudah naik sampai kerongkongan atau bagaimana ? Wallahu’alam. 

 

Foto tersebut diambil saat kondisi sebelum dan setelah 4 bulan berjalan. Selama menunggu antrean Ibu Duwi sudah bolak-balik ke rumah sakit di poli rawat jalan termasuk untuk transfusi darah karena kadar darahnya (HB) terus menurun.

 

Saat ini, Ibu Duwi berada di Rumah Singgah. Jika teman-teman ada kelebihan rejeki, dan terketuk untuk membantu biaya hidup beliau selama berobat di Surabaya, silahkan inbox saya. Terima kasih.

 

Diakhir pesan daring, amil itu menyampaikan; maaf saya hanya bisa berbagi info dari teman mahasiswa di PTM. Mohon sekiranya bisa dibantu, Saya baru buka malam ini. Semoga bisa menemukan yang juga peduli untuk menolong orang tersebut. (nt)