• info@lazismu.org


KL Lazismu Ngaliyan Mudahkan Jama’ah Berinfak, Kaleng Infak Boleh Dibawa Pulang

24/09/2019

Semarang – LAZISMU. Rumah bergaya khas tradisional Jawa Tengah, dengan halaman cukup luas sekilas mirip dengan tempat tinggal pribadi. Kayu pernis dan batu merah begitu dominan menghiasi dinding. Tak ada yang menduga jika bangunan itu Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Atfal (TK ABA).  

Tepatnya, TK ABA 54 Ngaliyan, Kota Semarang, diresmikan setahun lalu. Di sebelah kanan berdiri gedung berlantai dua yang dipisahkan oleh halaman. Gedung ini dipergunakan sebagai kantor PCM serta PCA Ngaliyan.

 

Di rumah tradisional inilah pertama kalinya dilaksanakan tabligh Ahad pagi PCM Ngaliyan (22/09/19). Sebelumnya, tabligh dipusatkan di Masjid Ulul Albab, di komplek Akademi Ilmu Statistika (AIS) Muhammadiyah. Atas pertimbangan jangkauan syiar dakwah agar lebih luas, pelaksanaannya mulai ahad kemarin dipindahkan ke lokasi itu.

 

Kegiatan yang luwes harus representatif. Di sini, bisa menampung jumlah jamaah lebih banyak dengan fasilitas parkir yang memadai. Tantangannya, untuk ke lokasi ini harus berjalan kaki karena berada di dalam kampung.

 

Kebetulan pemateri tabligh diasuh ustadz Danusiri, yang juga pengajar di UIN Walisongo. Berbalut tema amanah jamaah pengajian dengan khidmat mengikuti dengan seksama. Barulah kemudian, Kantor Layanan (KL) Lazismu Ngaliyan, memberikan santunan kepada 20 orang siswa TK ABA 31, TK Pembina ABA 54, MI Muhammadiyah Wonosari dan anak-anak duafa sekitar kampung.

 

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngaliyan, Anas Hamzah, berpesan, agar anak-anak mempunyai cita-cita yang tinggi dan belajar dengan sunguh-sungguh agar cita-citanya tercapai. “Bantuan yang diterimakan adalah hasil pengumpulan infak dan sedekah dari jamaah dibawah koordinasi Kantor Layanan Lazismu PCM Ngaliyan,” katanya.




 

Mewakili PCM Ngaliyan, dirinya menyampaikan terimakasih atas kepercayaan muzaki yang mengamanahkan infak dan zakatnya melalui KL Lazismu Ngaliyan.

 

Anas menambahkan, PCM Ngaliyan sangat mendukung terhadap operasional KL Lazismu Ngaliyan. Di angkatnya seorang eksekutif, Agung Arifianto, agar siap melayani muzaki di seluruh wilayah teritori Kecamatan Ngaliyan. Dana yang dihimpun sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan dakwah di masyarakat.

 

Pada kesempatan itu, KL Lazismu Ngaliyan, melaksanakan penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu korban kebakaran hutan dan lahan yang melanda Sumatera dan Kalimantan. Agung menuturkan, dari penggalangan pagi ini dana yang terhimpun sebesar Rp 2 juta.

 

“Penggalangan dana masih akan berlanjut hingga 4 Oktober 2019. Lazismu membuka kesempatan kepada jamaah untuk berpartisipasi dengan membagikan kaleng infak untuk dibawa pulang kerumah, agar memudahkan jamaah dalam berinfak,” paparnya.

KL Lazismu Ngaliyan, dalam acara tabligh memfasilitasi layanan chek-up kesehatan dan pengobatan dengan tim medis dari Rumah Sakit Roemani Semarang. Kolaborasi ini untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya. Pelayanan kesehatan untuk jama’ah, lanjut Anas akan selalu diadakan setiap acara tabligh sekaligus bakti sosial. (cs)