• info@lazismu.org


Lazismu Berikan Bantuan Modal Usaha Gerobak Rujak Keliling dan Nasi Goreng

18/10/2019

Jakarta – LAZISMU. Dua orang duafa mendapat kesempatan bantuan mengembangkan dan membuka usaha dalam pemberdayaan ekonomi. Kedua orang tersebut Jadi Fredianto dan S. Yatiman. Jadi tinggal di Babelan, Bekasi, dan Yatiman tinggal di Curug, Kalimalang, Jakarta Timur.

Bantuan kedua orang ini diperoleh dari Lazismu Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi, Jakarta Timur. Menurut Syamsu Rizal selaku Koordinator Divisi Sosial dan Ekonomi Lazismu RSIJ Pondok Kopi, Jadi telah merencanakan usahanya mulai dari buka dan tutup jam berapa serta harga per porsinya.

 

Sedangkan Yatiman, lanjut Rizal, mengajukan mengajukan permohonan modal untuk usaha jualan rujak keliling. “Ia sempat tidak berjualan beberapa waktu karena kondisi gerobak yang sudah tidak layak,” kata Rizal. Yatiman juga tidak memiliki modal untuk membeli bahan-bahan rujak seperti buah-buahan, gula, cabai, dan lain-lainnya.

 

Pada Kamis, 17 Oktober 2019, pukul 19.00 WIB, Lazismu RSIJ Pondok Kopi yang diwakili oleh Syamsu Rizal, Irsan Maulana, dan Inang Saefullah, berkunjung untuk melihat perkembangan usaha jualan tersebut, di Perumahan Grend Permata Resident Babelan Bekasi. Jadi yang seorang Pegawai Koperasi Karyawan Berkah Mandiri merasa terharu dikunjungi amil Lazismu.  

 

Jadi mengaku, menerima bantuan modal usaha untuk jualan jualan nasi, mie, bihun goreng/rebus serta perlengkapan masak dan bahan-bahan dari Lazismu sebesar Rp 1.500.000 pada Juli 2019. Alhamdulillah sudah 3 bulan ia memulai usahanya ini, dan lancar. Jadi dibantu oleh istri yang menyiapkan segala macam kebutuhan dan bahan-bahan untuk berjualan.




 

Rizal mengatakan, jadi berjualan setiap hari, warungnya dibuka mulai pukul. 17.00 s.d 23.00 WIB.  Satu porsi jualan nasi, mie, bihun goreng/rebus dibandrol dengan harga Rp 10 ribu. Rata-rata pembeli setiap hari bisa mencapai 15 porsi, jika sedang ramai bisa lebih dari 20 porsi. Dari keuntungan berjualan, Jadi dapat membantu ekonomi keluarga untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Berbeda dengan Yatiman, yang berjualan rujak keliling, Pada Rabu, 16 Oktober 2019, pukul 17.30 WIB, Lazismu berkunjung ke kediamannya untuk memberikan bantuan modal usaha jualan rujak, sebesar Rp 2 juta.

 

Bantuan itu diperuntukkan Yatiman memperbaiki kondisi gerobak yang sudah rusak. Yatiman membeli perlengkapan gerobak dan membeli bahan-bahan rujak agar usahanya dapat segera berjalan.

 

Rizal menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program pemberdayaan sosial dan ekonomi Lazismu RSIJ Pondok Kopi. Sebagai Kantor Layanan di amal usaha Muhammadiyah, keberadaan Lazismu memiliki peran yang sama secara umum dengan Lazismu di daerah yang lain di Indonesia. “Dengan adanya bantuan modal usaha ini mudah-mudahan penerima manfaat dapat menyejahterakan keluarganya,” tutupnya.(na)