Lazismu dan Gojek Salurkan Bantuan Paket Sembako Katahanan Pangan untuk Guru TK

01/07/2020

Yogyakarta – LAZISMU. Pandemi masih belum berakhir. Hal ini jelas berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat, yang kesulitan memutar roda ekonomi. Beberapa perusahaan ada yang gulung tikar, banyak karyawan yang jadi korban PHK. Bahkan di bidang pendidikan, para guru harus rela gajinya ditunda atau bahkan tidak mendapat gaji sama sekali.

Hal tersebut melatar-belakangi Yayasan Anak Bangsa Bisa dari perusahaan Gojek bersama Lazismu DIY menyelenggarakan kegiatan penyerahan bantuan paket sembako ketahanan pangan Kegiatan itu diselenggarakan di aula PDM Kota Yogyakarta, akhir Juni. Dihadiri oleh Akhid Widi Rahmanto selaku Ketua PDM Kota Yogya, Rizky Nova Sandru selaku Head of Customer Anggeredmen Regional Jateng DIY, dan 30 Guru dan karyawan TK dan PAUD terdampak Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Pada Mei 2020, sebanyak 16 sekolah mengajukan proposal ke PDM Kota, karena tidak lagi mampu menggaji karyawannya. Namun, karena Lazismu memiliki program berbagi, antar ortom Muhammadiyah seperti halnya 'Aisyiyah, kini tinggal tersisa 2 sekolah yang masih kesulitan menggaji guru dan karyawan, kata Akhid Widi Rahmanto saat memberikan sambutan.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut menjadi bagian takterpisahkan dari Lazismu dan Muhammadiyah apalagi dalam pencegahan Covid-19 bersama Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC).

Sementara itu, Rizky Nova Sandru mengatakan, kegiatan pembagian sembako kepada terdampak Covid-19 merupakan ikhtiar awal dari perusahaan Gojek khususnya kepada mereka yang berada digarda terdepan dan tetap harus menafkahi keluarga mereka, seperti pedagang asongan, buruh dan guru honorer.

Karena itu, Yayasan Anak Bangsa Bisa, berusaha melakukan sebuah gerakan sosial dengan berkolaborasi dengan lembaga sosial lain guna menggalang dana sebanyak-banyaknya sehingga akan ada banyak pula yang terbantu dengan kegiatan ini.




 

Saat ini,  kegiatan pembagian paket sembako sudah hadir di 17 Kota di seluruh Indonesia dengan dana yang terkumpul kurang lebih 10,9 M dari 52 ribu donatur. "Kami bersama kitabisa.com berhasil merengkuh lebih dari 52 ribu donatur dengan dana yang terkumpul kurang lebih 10,9 M dan akan terus berlangsung sampai 12 Juli 2020," jelas Rizky.

Rizky juga menuturkan, penyaluran sembako bersama Lazismu ini diselenggarakan di Jogja, Solo dan Semarang karena percaya bahwa Lazismu bisa menyalurkan dengan amanah dan tepat sasaran. Ke depannya, program semacam ini akan tetap berlangsung, tentunya dengan berbagai evaluasi dari program-program yang telah terlaksana.

Pada kesempatan yang sama, Marzuki Manager Regional Lazismu DIY menjelaskan, untuk Yogyakarta, kita menerima bantuan paket sembako sebanyak 450 paket. Selanjutnya sasaran tasarrf paket sembako ini lebih kami fokuskan kepada guru dan karyawan di TK ABA dan PAUD di kota Yogyakarta yang saat ini memang sangat merasakan dampak pandemi..

“Untuk gelombang pertama ada 100 paket sembako yang disalurkan, sisanya akan diserahkan dan diambil langsung oleh penerima setiap harinya dengan menerapkan protokol kesehatan.” imbuhnya.

Marzuki juga menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Anak Bangsa Bisa atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada Lazismu sebagai mitra penyalur untuk gerakan Sumbang Suara berupa bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak. Dirinya berharap, kerjasama ini semoga terus berlanjut. (ly)