• info@lazismu.org


Lazismu dan MDMC Distribusikan Air Bersih ke Warga Lereng Gunung Wilis

02/10/2019

Tulungagung – LAZISMU. Kekeringan yang melanda Tulungagung dan sekitarnya terjadi sejak Juli lalu sebagaimana dinyatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tulungagung. Potensi rawan krisis air bersih segera direspons berbagai pihak agar ada ketersediaan air bersih untuk daerah yang rawan kekeringan itu karena dampak kemarau panjang.

Beberapa lembaga amil zakat termasuk Lazismu yang bersinergi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia mendata daerah-daerah yang dilanda kekeringan. Di antaranya wilayah selatan kota yang meliputi Kecamatan Kalidawir, Pucanglaban, Tanggung Gunung, Besuki serta daerah lereng Gunung Wilis yakni Pagerwojo.

 

Menurut M. Firdaus Hadinata selaku relawan di lapangan, Lazismu dan MDMC telah menyediakan bantuan air bersih untuk warga terdampak. Ini merupakan bantuan air bersih yang ke – 10 selama satu bulan terakhir atau tangki yang ke - 20. Disediakan juga tandon air untuk menampung air bersih untuk warga lereng Gunung Wilis, kata Firdaus, pada Selasa, 1 Oktober 2019.

 

Pengadaan tandon menjadi kebutuhan mendesak. Tandon ini juga sebagai prasasti bantuan Muhammadiyah Tulungagung. "Jika ada tandon, menyalurkan airnya langsung ke tandon sehingga cepat tidak satu-satu disasar ke rumah warga,” katanya.

 

Mulyanto salah seorang warga Desa Kradinan, mengatakan, hanya Lazis Muhammadiyah yang mengirimkan air bersih selain itu tidak ada lagi. Saya ucapkan terima kasih dengan bantuan air bersih ini, apalagi jika dibangunkan tandon di sini,” paparnya.




 

Muhammadiyah melalui MDMC, KOKAM, SAR PDPM dan Lazismu Tulungagung telah memberikan bantuan air bersih ke beberapa wilayah kekeringan di antaranya Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawer, Desa Keboireng dan Desa Comanuk di Kecamatan Besuki serta di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo.

 

Bagi Lazismu sendiri program ini perlu disinergikan dengan berbagai pihak, karena tak mungkin Lazismu melaksanakannya sendiri. Kepala Kantor Lazismu Tulungagung, mengatakan, sebelumnya pengiriman air disalurkan ke 9 titik masing-masing 2 tangki, antara lain Desa Tanggung Gunung, pada 8 September 2019, Desa Keboireng, pada 10 September 2019, Desa Comanuk, pada 12 September 2019, Desa Dawung, pada 17, 19, 22, dan 24 September 2019, serta Desa Kradinan, pada 26 dan 28 September 2019.

 

Menurut Nanda dari MDMC Indonesia di Tulungagung, mengungkapkan, sebenarnya banyak desa terdampak kekeringan, namun di daerah yang didata itu menurut BPBD dan MDMC sangat mendesak dan parah dampaknya. Rencananya Lazismu akan membuat tandon di Dusun Dawung, Desa Kalibatut, Kecamatan Kalidawir. (na)