• info@lazismu.org


Lazismu Rehab Rumah Janda di Kawasan yang Terpinggirkan

11/11/2019

Lhokseumawe – LAZISMU. Bu Nuraini, orang tua tunggal yang tinggal di pedalaman Paya Bilie Muara Dua, dulunya tinggal di sebuah gubuk. Gubuk seadanya yang hanya berdinding dan beratap terpal. Desa Paya Bili adalah desa terdalam. Desa yang berbatasan dengan kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

 

Dia hidup bersama anak semata wayang. Hidupnya serba kekurangan, kemiskinan melilit keluarganya tanpa penghasilan sepeserpun. Bu Nuraini memerlukan uluran tangan. Beruntung dia dipertemukan oleh Lazismu Lhokseumawe.

 

Keberadaannya kini sudah membaik. Bu Nuraini sudah dapat tinggal dengan aman dan nyaman. Menurut amil Lazismu Lhokseumawe, sekitar beberapa saat yang lalu, beliau melalui adiknya menyampaikan permohonan bantuan kepada Lazismu agar bisa menetap di tempat tinggal yang layak.

 

Kedatangannya ke Lazismu, direspons cepat. Dan melalui proses penilaian, akhirnya para pengurus Lazismu Lhokseumawe berupaya merehab rumah tersebut hingga selesai.

 

"Dengan adanya rehab rumah dari Lazismu, kami bisa memberikan tempat aman dan nyaman bagi Ibu Nuraini," kata Direktur Eksekutif Lazismu Lhokseumawe Ramzi, didampingi Manajer Fundrising, Saiful Basri.

 

Ibu Nuraini juga sangat berterima kasih banyak kepada Lazismu dengan adanya bantuan rehab rumah yang ditempatinya. “Semoga Allah berikan balasan terbaik kepada amil Lazismu yang telah membantu kami,” pungkasnya.

 

Farhan Zuhri selaku Ketua Lazismu Lhokseumawe, mengatakan, proses rehab ini memakan waktu dua minggu. Meski sederhana, kami berharap Bu Nuraini dapat tinggal di tempat yang lebih nyaman, katanya kepada tim media Lazismu (11/11/2019). Adapun nilai total yang dikelaurkan untuk rehab rumah Bu Nuraini ditaksir Rp 10 juta lebih. (zh)