Nilai Ekonomi Kurban Lazismu Parepare Capai Rp 1 Miliar, Walikota Ini Program Berbagi Kurban Terbaik

01/08/2020

Parepare – LAZISMU. Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaan kurban Lazismu Parepare menjadi istimewa karena orang nomor wahid di kota kelahiran eyang Habibie ini kembali berkurban yang keempat kalinya. 

Pemotongan hewan kurban berupa sapi ini dilakukan sendiri oleh Taufan Pawe, yang didampingi sang isteri Erna Rasyid Taufan beserta keluarga pada 31 Juli 2020, di Rumah Potong Hewan (RPH) H. Lukman yang berlokasi di Jalan Lingkar Poros Makassar.

Prosesi pemotongan yang cukup gesit dan cepat ini didampingi oleh Saiful Amir selaku Sekretaris Lazismu Parepare dan disaksikan oleh puluhan pekurban lainnya.

"Alhamdulillah ini yang keempat kalinya Pak Walikota Taufan Pawe, secara berturut-turut dari 2017 hingga sekarang 2020 tetap berkurban di Lazismu. Selaku pengurus, kami mengucapkan terima kasih banyak atas kebersamaannya,” kata Erna Rasyid, selaku Ketua Lazismu.

Semoga apa yang dilakukannnya menjadi amal bagi beliau, dan senantiasa mengingatkan beliau dan sekeluarga agar diberikan keberkahan oleh-Nya, serta dimudahkan dalam segala urusannya.

Sekretaris Lazismu, Saiful Amir, mengatakan, suatu hal yang luar biasa, persiapan kurban yang dilakukan beliau sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kepada warganya. 


 

Beliau juga membagi-bagikan masker setelah melihat banyak pengunjung dan keluarga yang berkurban datang ke lokasi dan tidak menggunakan masker, kata Saiful. Dengan tegas, Pak Walikota lansung memerintahkan stafnya untuk mengambil masker yang ada dimobil lalu membagikannya satu persatu sambil berucap agar tetap waspada. 

Erna Rasyid Taufan mengakui bahwa kami sekeluarga setiap tahunnya berkurban di beberapa titik, salah satunya di Lazismu. Ini yang keempat kalinya, dan mengapa di Lazismu? “Selain saya bertindak sebagai Ketua, saya juga yakin bahwa amanah kami sekeluarga akan ditunaikan Lazismu kepada para mustahik,” terangnya.

Tahun ini Lazismu program kurbannya ada tiga jenis, yakni kurban dalam bentuk kemasan  berupa Rendangmu, daging segar yang diberikan lansung kepada masyarakat  dan ada yang khusus kurban yang diperuntukkan kepada para pengungsi banjir bandang di Masamba, Alhamdulillah semua berjalan sukses, katanya.

Erna menjelaskan di tahun ini, jumlah kurbam yang dihimpun Lazismu ada 87 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jika dirinci nilai ekonominya sebesar Rp 1.092.3000.000, dengan jumlah pekurban sebanyak 570 orang, dan penerima manfaat sebanyak 4.638 orang. 

Alhamdulillah, inilah indahnya berbagi secara bersama-sama, berjamaah dan berkurban melalui lembaga yang profesional. “Semoga tahun depan kita ketemu lagi dengan kurban yang lebih baik di Lazismu,” tutup Erna. (na)