• info@lazismu.org


Nyawa Kedua Dalam Program Lazismu Lamongan

24/10/2019

Bandung - LAZISMU. Amil Kantor Layanan (KL) Lazismu Lamongan memiliki nyawa kedua. Hal itu diungkapkan oleh salah satu perwakilan KL Lazismu Lamongan yang karib disapa Irfan, ketika berbagi pengalaman tentang rintangannya menjalankan program dalam acara Amil Camp Lazismu II 2019 di Lembang, Bandung.

Irfan mengatakan, yang dimaksud nyawa kedua yakni bagaimana cara kreatif anak muda dalam mengembangkan program-program Lazismu.


Irfan mengungkapkan, sejak 2017, KL Lazismu Lamongan berdiri. Dikelola oleh beberapa anak muda. Dalam perjalanannya, anak-anak muda ini terus berinovasi yang salah satunya dituangkan dalam program One Klik One Care.  

 

Program ini merupakan program yang fokus untuk membantu masyarakat dalam menghadapi suatu persoalan yang darurat. Bagaimana mengakses layanan ini, kata Irfan, dengan cara mengakses laman Instagram Lazismu Lamongan dan klik menu kontak yang ada di profil Instagram tersebut, sehingga nanti akan terhubung dengan layanan tersebut.

 

"Seperti kemarin misalnya, ada yang menghubungi Lazismu karena ada kecelakaan, kita langsung hubungi IGD dan ada tim yang mengurusnya," ceritanya saat sesi berbagi pengalaman Rabu malaa (23/10/2019).

 

Dia melanjutkan, program berikutnya adalah sekolah sedekah. Program tersebut berbasis komunitas yang diinisiasi oleh anak muda dengan lansia yang masih aktif. Inisiatif ini dilakukan di sekolah-sekolah dan melakukan edukasi dengan permainan, berbagi serta kelas inspirasi.

 

"Kami punya lansia yang berhasil menyekolahkan anak-anak dan dia menceritakan program ini ke anak-anak. Program ini memberikan motivasi pada anak-anak untuk gemar bersedekah, dan hasil sedekahnya disalurkan pada program lansia," paparnya.

 

Ada pula program beasiswa Bahasa Inggris dan Creative Discuss yang menggandeng Anggkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Lamongan. Program ini memberikan kesempatan bagi 20 kader terpilih Muhammadiyah Lamongan untuk mengikuti pelatihan Bahasa Inggris secara gratis selama satu tahun.

 

Program beasiswa ini juga memiliki fungsi untuk memperkuat karakter wawasan keislaman dan kebangsaan peserta dengan diskusi kreatif seputar isu-isu terkini. (arsy)