• info@lazismu.org


Pascagempa Maluku, MDMC-Lazimu Dampingi Pengungsi di Tenda Pengungsian di Pulau Seram

07/10/2019

Maluku – LAZISMU. Pengungsi korban gema Maluku yang berada di tenda-tenda pengungsian Pulau Seram Bagian Barat, sampai hari ini masih dalam proses pendampingan dan layanan yang diberikan oleh  Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu. Di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, kurang lebih 70 relawan MDMC dan Lazimu masih melayani para pengungsi (7/10/2019).

 

Seperti disampaikan Muhammad Taher Killwo selaku Koordinator Relawan MDMC-Lazimu,  upaya tanggap bencana telah menetapkan tiga pos bantuan, satu di antaranya berperan sebagai posko induk. “Di lapangan terbagi atas tiga kelompok utama yang mendirikan posko. Masing-masing posko didirikan dengan fungsi dan perannya masing-masing,” katanya.

 

Taher mengatakan, ada dua posko lainnya yang didirikan, khusus untuk layanan kesehatan. Posko itu didirikan di dua lokasi berbeda sesuai kebutuhan, karena sasaran daerah itu dinilai dengan tingkat keparahan yang rumit.





 

Posko kesehatan itu, lanjut Taher, terletak di tengah pemukiman pengungsi. Adapun posko logistik yang berperan sebagai tempat bahan makanan atau bahan dasar kebutuhan masyarakat ditetapkan sebagai posko induk yang letaknya di halaman Masjid Pesantren Al-Ansor, Desa Liang.

 

Di sini posko kesehatan MDMC dan Lazimu, dibagi dua, yakni di Desa Liang tepatnya di gunung Bunbun dan di Dusun Walare Ujung Batu, Desa Wai. Soal distribusi bantuan Taher mengatakan, selama pelaksanaan tanggap darurat, tim relawan tidak mendapati masalah berarti. Namun, masyarakat membutuhkan beberapa bahan seperti terpal, sementara posko induk kehabisan stok.

 

Permintan itu menyusul hujan lebat yang mengguyur pulau Ambon beberapa hari kemarin, sedangkan ketersediaan terpal tidak mencukupi karena digunakan oleh para pengungsi. Secara khusus, penyaluran bantuan melalui posko induk menerima masyarakat korban pengungsian yang bertandang ke posko induk untuk mengambil ketubutuhan bahan pokok.

 

Sementara penyaluran secara massal oleh Lazismu-MCDM nantinya setelah tim relawan selesai mengindentifikasi pengungsi sesuai kebutuhan. Taher mengaku, data yang telah dikantongi mancapai kurang lebih 3 ribu jiwa. “Jumlah itu sudah meliputi anak-anak dan lansia,” pungkasnya.

 

"Saat ini, di posko induk relawan sedang melakukan packing paket bantuan. Penyaluran belum dilakukan, karena menunggu data hasil identifikasi tim relwan di lapangan. Adapun yang aktif disini posko kesehatan yang melakukan pelayanan tiap hari,” tandasnya.

 

MDMC dan Lazismu mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah menunaikan donasinya dan mempercayakan kepada Muhammadiyah sebagai tempat tujuan berbagi  untuk membantu warga yang terdampak.

 

Ditegaskan bahwa MDMC dan Lazimu juga mendirikan posko kesehatan dan logistik di wilayah Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat tepatnya di Desa Kelapa Dua. Posko tersebut dikelola langsung pengurus Lazimu Pusat hasil kerja sama dengan SMA Muhammadiyah Kelapa Dua. (rul)