• info@lazismu.org


Peduli Banjir Jakarta, Civitas Akademik Uhamka Bersih-Bersih Masjid di Bidara Cina

09/01/2020

Jakarta – LAZISMU. Civitas Akademik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta, yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uhamka, Pimpinan Komisariat (PK) IMM FKIP Uhamka, dan Lazismu Uhamka menggelar aksi sosial bersih-bersih masjid. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8 Januari 2020, di Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini sudah yang kedua kali pasca banjir yang melanda Jabodetabek dan sekitarnya saat pergantian tahun baru. Menurut Presiden Mahasiswa BEM Uhamka, Ronaldo Zulfikar, aksi sosial yang pertama dilakukan pada 2 Januari 2020, mengerahkan mahasiswa-mahasiswi sebanyak 40 orang.

Kali ini, kami menerjunkan mahasiswa dan mahasiswi sebanyak kurang lebih hampir 30 orang lebih, jadi jumlahnya dari pertama dan kedua melebihi 70 orang relawan dari unsur mahasiswa Uhamka.

Ronaldo mengatakan, di lokasi yang terdampak ini ada Masjid Al-Anwar dan Sekolah Dasar Muhammadiyah 11. “Kita semua berharap warga di sekitar sini setelah semuanya bersih dapat beraktivitas kembali. Warga bisa beribadah di masjid dengan nyaman dan adik-adik bisa bersekolah dengan lingkungan yang sudah bersih,” katanya.

Selain itu, Ronaldo mengatakan, Uhamka juga mengerahkan relawan dari mahasiswa untuk membantu di lokasi lain di kawasan Jakarta Selatan. Ada unsur BEM, IMM Jakarta Selatan dan lainnya dengan tujuan membantu mereka yang terdampak banjir.




 
Pada kesempatan itu, Riska Aprilia selaku mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uhamka, mengatakan jika dirinya tak menyangka kondisinya lumayan parah.

“Parah banget ternyata, banyak lumpur dan sampah di sekitar sini. Pagar yang jebol membuat arus air saat baniir yang dipenuhi sampah masuk. Ia bersama kawan-kawan lainnya berharap warga di sekitar bantaran kali tidak membuang sampah sembarangan. Perlu ada ada kesadaran dari masyarakat tidak buang sampah ke kali,” pungkasnya.

Sementara itu, Mubarok selaku dosen pembina yang turut terjun bersama para mahasiswa mengatakan, keadaan kawasan Bidara Cina, khususnya Tanjung Lengkong, cukup parah. Dampaknya bisa dilihat di sini.

“Karena itu, aksi sosial bersih-bersih masjid dan sekolah dari lumpur merupakan bagian dari rasa keterpanggilan kami dari unsur dosen, mahasiswa dan Lazismu uhamka sebagai bentuk tanggung jawab kita semua terhadap lingkungan yang terdampak banjir,” tutupnya. (na).