Peduli Dampak Pendemi Covid-19, BPKH Salurkan 3 Ekor Sapi Melalui Lazismu di Maluku Utara

03/08/2020


Ternate – LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional, dalam hal ini Lazismu yang berada di kantor perwakilan Maluku Utara bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), menggelar penyembelihan hewan kurban di hari raya Idul adha 1441 H, sebanyak 6 ekor sapi untuk para penerima manfaat.

Ketua Lazismu Maluku Utara, Amin Awad, mengatakan, dari enam ekor sapi itu, yang disembelih tiga ekor dilaksanakan pada Jum’at, 31 Juli 2020,  dan tiga ekor lainnya disembelih pada, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Amin menyebutkan, tiga ekor sapi berasal dari penghimpunan yang digalang dari masyarakat, dan tiga ekor lagi merupakan dari titipan BPKH yang dimanahkan kepada pimpinan pusat Lazismu

“Lebih khusus, sapi kurban yang berasal dari dana kemaslahatan BPKH, penyalurannya dilaksanakan pada enam titik atau tempat, antara lain, Kelurahan Dora Isa dan Kelurahan Tafrak Kecamatan Hiri, Kota Ternate, Desa Taba Hijarah Kebupaten Halmahera Barat, Desa Sondo-Sondo, Desa Nusa Ambu dan Desa Talaga Jaya, Kabupaten Halmahera Timur,” bebernya.

Dikatakan Amin, penyembelihan hewan kurban ini dipusatkan di Masjid Amrullah A. Bahruddin Kampus Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yang melibatkan civitas akademika UMMU dan angkatan Muda Muhammadiyah Maluku Utara.

Sementara itu, sambung Amin, tujuan dari dilaksanakan kurban ini adalah merupakan bentuk kepedulian dari Lazismu dan BPKH atas wabah pandemi Covid-19, yang pada prinsipnya Lazismu secara nasional melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan dapat meringankan  beban masyarakat di masa pandemi ini.

“Pembagian daging kurban ini diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat yang akan membantu meningkatkan imunitas tubuh,” ucapnya. 

Dalam kesempatan berbeda, Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief mengatakan, melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan yang diusung Lazismu ini, masyarakat dari berbagai pelosok bisa merasakan manfaat dana kemaslahatan umat. 

Lazismu adalah mitra utama dana kemaslahatan BPKH yang sudah dua tahun ini bersinergi menyalurkan dana kemaslahatan. Sinergi yang pertama, lanjut Hilman, adalah program bantuan kesehatan untuk bencana gempa bumi dan tsunami Palu. 

Dana kemaslahatan bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). “Maksudnya nilai manfaat DAU, dipergunakan untuk pengeluaran kegiatan kemaslahatan umat Islam,” jelasnya. Hilman menambahkan, selain pelayanan ibadah haji, kegiatannya antara lain seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, sosial keagamaan, ekonomi umat, pembangunan sarana dan prasarana ibadah. (na)