Relawan MDMC Antar Bantuan Ke Dua Desa Terisolir Di Luwu Utara

28/07/2020

Luwu Utara – LAZISMU. Sudah satu pekan lebih tim relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Luwu Raya melakukan mitigasi bencana pasca-banjir bandang di kabupaten Luwu Utara pada 13 Juli 2020. Bantuan logistik dan kebutuhan lainnya termasuk psikososial telah dilakukan para relawan di titik-titik kumpul para pengungsi.

Di luar kondisi itu, ada sebuah desa yang bernama Beringin Jaya, berada di kecamatan Baebunta Selatan, kabupaten Luwu Utara. Lokasi ini kawasan yang terisolir. Untuk menuju ke sana harus menempuh jarak 1 kilometer dengan berjalan kaki. Ada tiga titik lokasi di daerah tersebut, dan harus menyebrang sungai menggunakan perahu untuk menyusuri medan agar sampai di Desa Beringin Jaya.

Menurut laporan MDMC Sulawesi Selatan, para relawan sudah sampai di sana kemarin (27/7/2020). Dan sebelumnya tim relawan telah memberikan sekitar 3 ton beras, sembako dan bantuan lainnya. Adapun Senin kemarin, relawan yang terdiri dari tenaga medis MDMC Luwu Raya mendatangi lokasi terisolir itu untuk memastikan kondisi kesehatan warga terdampak.

Salah seorang relawan medis MDMC, dr. Rifqi, mengatakan, upaya relawan masuk ke daerah terisolir ini untuk memastikan kondisi kesehatan warga. Selain itu, tim medis juga membawa bantuan berupa asupan nutrisi berupa suplemen dan buah-buahan.

Tak hanya memeriksa kesehatan mereka, kehadiran kita ingin mendengar keluhan warga terdampak di mana kondisi kesehatan mereka juga rawan terhadap penyakit karena berada di pengungsian, ujar dr. Rifqi.

Ada tiga dusun yang terisolir, khususnya warga yang selama ini mengeluhkan kesehatannya, mengalami gangguan seperti gatal-gatal, maag, sakit kepala dan asam urat, sambungnya.

Kepala Dusun Seruni, M. Nasir, mengatakan sebagai bagian dari lokasi yang ada di desa Beringin Jaya, kami mewakili warga sangat berterima kasih kepada seluruh relawan, lebih khusus tim relawan MDMC Luwu Raya yang datang langsung mengunjungi para korban dengan membawa bantuan sembako.

“Terima kasih banyak kepada relawan MDMC Luwu Raya atas bantuan sembakonya, yang juga menurunkan tim medisnya untuk melihat langsung maupun mendengar keluhan kesehatan warga,” ungkapnya. Semoga para relawan mendapat perlindungan dan terus bisa berbagi dan berbuat yang terbaik untuk umat.

Di lokasi terpisah, relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulawesi Selatan, Senin kemarin turut mendatangi kawasan terisolir, yakni Desa Maipi. Para relawan untuk sampai ke lokasi menempuh waktu kurang lebih 3 jam dengan berjalan kaki untuk memastikan bantuan yang diantar dapat terdistribusi kepada warga terdampak. (na)