• info@lazismu.org


Setelah Dikhitan, Jaka Siswa Duafa ini Mendapat Kado Khitan dari Lazismu

11/10/2019

Batang – LAZISMU. Manfaat khitan bagi seorang pria agar alat kelaminnya lebih sehat. Dengan dikhitan menjadi lebih higienis dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Bahkan jika dikhitan pada usia anak-anak, proses pemulihannya setelah tindakan medis lebih mudah. Sedangkan manfaatnya dari kacamata sosial terutama bagi yang belum mampu secara ekonomi dapat dilakukan dengan khitan massal.

 

Di Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah, seorang anak berusia 9 tahun, dari keluarga tidak mampu pada 10 Oktober 2019, bisa menunaikan khitan di Klinik Berlian. Siswa kelas 2 sekolah dasar ini bernama Jaka Satriya. Ayahnya, Jumeri, hanya bekerja serabutan. Jaka anak pertama, buah pasangannya dari Mutiatun selaku isterinya.

 

Menurut Abdul Wahab Asyifak, selaku Kepala Kantor Layanan Lazismu Limpung, Jaka kesehatannya tidak normal. “Seperti penyakit keturunan, sebab orangtuanya juga mengalami sakit yang sama dengan Jaka,” katanya. Dari sisi kejiwaan ada yang tidak normal, sangat berbeda dengan anak-anak pada umunya, papar Wahab.   

 

Mengapa Lazismu mengkhitan Jaka, karena sebagai bentuk kepedulian Lazismu terhadap kondisi keluarganya yang memang perlu mendapatkan uluran tangan. Bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sempu , Lazismu juga memberikan bantuan tambahan berupa 1 paket kado khitan sebesar Rp 150 ribu, serta sarung, baju koko, celana khitan dan dan peci.





 
Tujuan lain mengkhitan Jaka, kata Wahab, untuk menyampaikan syiar dakwah sosial Lazismu, serta meringankan beban orang tuanya. Melalui semangat saling berbagi, Lazismu ingin menumbuhkan kepedulian sosial untuk mewujudkan misinya melalui program ini.

 

Jumeri yang menyaksikan anaknya dikhitan sungguh bahagia. Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan donatur yang telah membantu mengkhitan anaknya.  

 

Kantor Layanan Lazismu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, tergolong masih baru, namun kiprahnya dalam gerakan zakat di Batang, terbilang mencerahkan. (na)