• info@lazismu.org


TNI dan Relawan MDMC Serahkan Bantuan Mainan untuk Anak Pengungsi Wamena

06/10/2019

Jayapura – LAZISMU. Sabtu sore di halaman aula Batalyon 751/Raider Jayapura, telah dilaksanakan penyerahan bantuan mainan anak anak sebagai salah satu pengungsi Wamena. Bantuan diserahkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jayapura Tri Mulyadi yang diterima secara simbolis oleh Pengurus Persit Chandrakirana, diwakili Ibu Winda isteri Wakil Komandan Batalyon 751/Raider. Hadir dalam penyerahan bantuan para relawan MDMC sejumlah 10 orang bersama koordinator relawan Suparman (5/10/2019).  

Tri Mulyadi Ketua PDM Jayapura, mengatakan secara khusus bantuan ini diperuntukkan bagi anak-anak karena mereka sangat membutuhkan dukungan psikososial. "MDMC sebagai bagian dari lembaga penanggulangan bencana di Muhammadiyah, mempunyai tugas kemanusiaan dalam peristiwa di Wamena ini.

 

Tugas itu berdasarkan kebutuhan dasar salah satunya kebutuhan pemulihan psikologis terutama anak-anak yang saat ini terpaksa tinggal di tempat pengungsian. Dengan dukungan dari Muhammadiyah, maka tugas ini akan terus dilakukan dengan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain secara berkelanjutan", katanya.


Dalam kesmepatan itu, Ibu Winda selaku perwakilan Persit Chandrakirana Batalyon 751/Raider mengapresiasi bantuan tersebut. "Kami berterimakasih kepada Muhammadiyah Jayapura yang memberikan bantuan mainan anak anak. Dia berharap relawan MDMC juga bersedia bersama sama kami mendampingi anak anak di sini," terangnya.

 

Kendati jumlah pengungsi anak menjadi perhatian khsusus, Winda menegaskan, jumlah pengungsi anak selalu berubah karena mereka di sini sekedar transit sebelum kembali ke daerah asal masing masing. Namun demikian pihaknya mengaku ada juga beberapa anak yang sudah di sini lebih dari 3 hari.




 

Selain bantuan mainan anak-anak, TNI sudah menyiapkan bantuan berupa seperangkat televisi karena mereka di sini juga butuh informasi dan hiburan lainnya, bahkan ada juga yang meminta perangkat karaoke,” kata Suparman selaku koordinator relawan. Dalam waktu dekat, semoga harapan ini dapat segera terealisir. Tim relawan sudah mempertimbangkan untuk melakukan penjajagan perihal pemasangan televisi di lokasi pengungsian," sambungnya.

 

Secara umum kondisi pengungsi di Aula Batalyon 751/Raider ini relatif bagus. Selain luas, kompleks ini tersedia banyak ruang-ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk melepas penat bagi para pengungsi. Prajurit TNI AD yang ikut menangani pengungsi ini juga terlihat ramah sehingga menambah nyaman suasana.

Selain relawan MDMC, juga tampak ikut menangani pengungsi dari beberapa relawan lembaga lintas agama. Para relawan ini saling bahu-membahu dan bergantian mengajak anak anak bermain di arena bermain yang sudah disediakan. (nu/na)