GARUT POS

GARUT POS

Banjir Garut, LazisMU Galang Donasi Kemanusiaan

01/02/2019

BANJIR GARUT

Selasa malam, 20 September 2016 garut dilanda banjir bandang. Duka ini menjadi kesedihan bersama mengingat korban jiwa, meninggal dunia dan dinyatakan hilang terus bertambah. Hujan selasa malam hingga rabu dini hari menjadikan desa Tarogong dan wilayah lain terendam. foto: banjir garut, republika.> Innalillahi, banjir garut menjadikan duka bersama bagi kita seluruh nusantara. Korban terus berjatuhan mulai anak-anak hingga dewasa dan lansia. Diberitakan sebelumnya oleh Republika Online (21/09/2016), hujan deras sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari. Hujan ini menyebabkan Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul, Kecamatan Bayongbong, Garut Kota, Tarogong Kaler, Banyuresmi, dan Karangpawitan terendam air banjir. Namun yang paling parah di Tarogong yang mencapai dua meter.Berikut ini beberapa daerah terdampak banjir bandang akibat hujan lebat tersebut, meliputi kecamatan Bayongbong, kecamatan Garut Kota, kecamatan Tarogong Kidul, kecamatan Tarogong Kaler, kecamatan Banyuresmi, kecamatan Karangpawitan.

Data bangunan rusak berat, RSU dr. Slamet, Kantor Polsek Tarkid, Kantor kecamatan Tarkid, kantor arsip, kantor KB, dan masih banyak lagi beberapa fasilitas umum yang mengalami rusak berat.

Sarana pendidikan yang diinformasi mengalami kerusakan antara lain, SDIT Muhammadiyah Tarkid, SDN Sukaratu 1 Banyuresmi, SMPN 3 Tarkid, SMP PGRI Garut, SMPN 2 Banyuresmi, SMPN 5 Tarkid, SMPN 2 Samarang, SMPN 1 Pasirwangi, SMPN 3 Cisurupan, SMP Qurotaayun Samarang dan SMA PGRI Garut.

Melihat betapa hebatnya efek yang ditimbulkan serta korban jiwa yang ada dilapangan, maka pihak Muhammadiyah melalui Lembaga Penanggulangan Bencana, MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) juga turut andil turun ke lapangan memberikan bantuan untuk meringankan beban yang sedang diderita oleh masyarakat garut dan sekitarnya.