• info@lazismu.org

Dari IMM untuk Ghouta

05/03/2019

Semarang – LAZISMU. Dalam beberapa bulan terakhir ini, tepatnya sejak pertengahan bulan Februari 2018, telah terjadi tragedi pembantaian di kawasan Ghouta Timur, yang merupakan salah satu kota di Negara Damaskus. Pembantaian yang menewaskan ratusan manusia tak berdosa ini didasari oleh perbedaan ideologi antara rezim Assad dengan kelompok tertentu yang menetap di kawasan Ghouta Timur.

Dalam tragedi ini banyak anak kecil dan perempuan yang sebenarnya tak terlibat perbedaan ideologi kedua belak pihak yang berseteru ini justru menjadi korban pembantaian. Dan kebanyakan dari mereka adalah umat Islam. Dengan adanya tragedi ini, seharusnya dapat menampar umat Islam dalam menjalankan syariatnya. Banyaknya saudara muslim yang menjadi sasaran senjata dari rezim dzalim ini, seharusnya sudah cukup menyadarkan masyarakat Indonesia yang keberadaan penduduknya didominasi oleh orang Islam untuk menolong sesama. Apalagi sebagai seorang muslim yang memiliki dasar yang jelas, tidak seharusnya menutup mata terhadap tragedi tersebut.

Oleh karena itu, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Haji Abdul Malik Karim Amrullah Universitas Negeri Semarang (PK IMM HAMKA Unnes) bersama beberapa kader IMM Kota Semarang menginisiasi untuk melakukan kajian keilmuan terkait tragedi di Ghouta Timur. Kajian keilmuan ini dilaksanakan di Masjid At Taqwa Kelurahan Patemon Kecamatan Gunungpati Kota Semarang pada 9 Maret 2018 pukul. 20.00 WIB, dan menghasilkan rumusan berupa perlunya dilakukan aksi selamatkan Ghouta dengan dasar kemanusiaan dan solidaritas sesama muslim.

Dan selanjutnya dilaksanakanlah aksi selamatkan Ghouta pada hari Ahad pagi 11 Maret 2018 Pkl. 7.00 WIB di kawasan Simpang Lima Kota Semarang. Aksi ini terdiri dari pembacaan puisi “Surat untuk Saudaraku dari Ghouta Timur” oleh IMMawati Dila, penggalangan dana, penjualan sticker dakwah, dan penyediaan pojok baca. Aksi yang berlangsung hingga Pkl. 9.00 WIB ini berjalan lancar karena disambut baik dan penuh antusias oleh masyarakat, yang ternyata memang kebanyakan masyarakat belum tahu tentang adanya tragedi di Ghouta.

Lelah keringat para kader IMM yang mengikuti aksi akhirnya membuahkan hasil. Alhamdulillah dari aksi selamatkan Ghouta tersebut terkumpul dana sejumlah Rp 633.100 melalui galang dana dan penjualan sticker dakwah. Dana ini untuk selanjutnya diserahkan ke Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Semarang untuk disalurkan ke masyarakat Ghouta Timur.

Keseluruhan tindakan yang dilakukan oleh kawan-kawan IMM tersebut, mulai dari kajian, pra aksi, aksi, dan pasca aksi, sesungguhnya merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan seorang mahasiswa dan pemuda muslim untuk menolong saudara seimannya. Apabila hal ini dapat dilakukan oleh seluruh umat Islam di dunia, justru akan sangat membantu saudara-saudara yang ada di Ghouta Timur sana. “Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri” terang salah satu aktivis IMM mengutip sebuah hadis. (ta/ab/ch)