• info@lazismu.org

Gandeng BMT, Muzaki Perbaiki Rumah Bu Saminem

05/03/2019

Kendal – LAZISMU. Memiliki rumah impian semua orang. Bagaimana jika sudah punya rumah, tapi rumah itu tidak layak huni. Seperti rumah Bu Saminem di Dusun Muncar, Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Beliau tinggal seorang diri, di rumah dengan kondisi atap rumah yang mulai berjatuhan.

Papan kayu rumah sebagai dinding terlihat keropos. Tanpa pondasi dengan lubang-lubang di dinding yang kian terlihat. Rumahnya berdiri di atas tanah milik orang lain. Demikian disampaikan Amil Lazismu Kendal, Agus wahyudi, kepada Matahati melalui pesan tertulis (14/2/2018).

Lazismu berkeinginan membedah rumahnya. Informasi tentang kesehariannya juga sudah dikantongi. Ia buruh kletek, mengupas buah randu (kapuk) dan buah jagung milik tetangganya. Pekerjaan ini hanya musiman. Penglihatan Bu Saminem kurang sempurna, untuk berjalan saja perlu dituntun.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kendal, Sutiyono menyampaikan bahwa Kita yang sehat harus ada diposisi yang seperti apa? Antara diposisi yang membantu atau diposisi beliau yang perlu dibantu?

Manusia hidup tidak sendiri, Lazismu mencoba bersinergi dengan BMT Bismillah, dan mengajak para donatur untuk berbagi bersama-sama.  Selama satu pekan, ikhtiar membantu Bu Saminem berbuah tanggapan dari masyarakat. Donasi terus terkumpul.

Swadaya tenaga masyarakat sepakat untuk membenahi rumahnya. Dalam kurun waktu tiga pekan rumah sudah rapi. Bu Saminem sudah bisa nyaman di dalam rumah ini. “Saya sangat berterima kasih kepada semua donatur yang sudah membantu saya,” katanya. Rumah baru untuk saya,  terima kasih.

Bersama BMT Bismillah, Lazismu menyerahkan rumah yang sudah diperbaiki kepa Bu Saminem (14/2/2018) disela acara pengajian yang disi penceramah Ustadz Drs. K.H. Iskhaq, Dip.Kmd selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat.

Ustadz Iskhaq menyampaikan pesan moral dalam ceramahnya untuk tetap mengajak anak-anak, jika besar nanti menanamkan sikap Mesem, Mantuk, Monggo. Agar spirit berbagi dan menolong sesama tidak luntur di generasi sekarang. Kepedulian harus terus ditanamkan, pesannya. (ag)