• info@lazismu.org


Lazismu dan 'Aisyiyah Batang Komitmen Berantas TBC

04/04/2019

Batang – LAZISMU. TB MDR atau Multidrug-Resistant Tuberculosis merupakan tuberkulosis yang daya tahannya terhadap manfaat dua obat anti tuberkulosis yang paling kuat yakni isoniazid dan rifampisin

Rifampicin adalah sejenis antibiotik yang digunakan untuk mengobati beberapa infeksi akibat bakteri. Berfungsi untuk menghentikan perkembangbiakan bakteri di antaranya TB. Sedangkan isoniazid adalah obat yang digunakan untuk mengobati TB terutama yang menyerang paru dan bagian tubuh lainnya.

Biasanya penderita tidak lagi bisa beraktivitas normal seperti biasanya karena harus diisolasi dari khalayak ramai karena penyakit ini menular.

Baru-baru ini Lazismu Limpung, mendapatkan laporan dari Tim SSR TB HIV Care 'Aisyiyah Batang,  bahwa di daerah Kecamatan Limpung ada pasien yang sudah terkena penyakit TB yang sudah kategori MDR.

Hal itu disampaikan Abdul wahab Syifak, selaku Kepala Kantor Lazismu Limpung. Maka 'Aisyiyah Batang mengajak Lazismu untuk ikut andil dalam penanganan kasus penyakit ini bersama-sama.

Sebagai aksi nyata, Lazismu berperan dalam mencukupi gizi dan nutrisi pasiensenilai Rp. 700 ribu per bulan. “Penderita tidak bisa lagi bekerja selama masa pengobatan (kurang lebih 2 tahun) sehingga tidak ada pendapatan kebutuhan hidup sehari hari,” jelasnya.

Bantuan ini diberikan secara simbolis di Puskesmas Limpung yang diterima oleh Bapak dr. Hendriawan disaksikan juga perwakilan dari Tim SSR TB HIV Care 'Aisyiyah Batang untuk bisa disalurkan kepada penderita (4/4/2019). Pasien harus berobat secara rutin tiap harinya ke Puskesmas, karena itu Lazismu memerhatikan makanan yang mengandung cukup gizi.

'Aisyiyah Batang mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang sudah ikut peduli kepada pasien. Sementara itu, dr. Hendriawan mengatakan langkah ini sangat bermanfaat untuk pasien maka pendampingan dan pengawasan penting agar pasien termotivasi sehingga dapat segera pulih dari penyakitnya. (aw)