• info@lazismu.org

Lazismu Resmikan Zakat Center Jawa Tengah

05/03/2019

Semarang – LAZISMU. Dengan ucapan “Bismillahirrohmanirrohim” saya resmikan gedung Zakat Center Jawa Tengah” dan bersamaan dengan terpotongnya pita, terbukalah pintu utama Gedung Zakat Centre yang diresmikan Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief.

Peresmian berlangsung pada Sabtu (20/01/18) disaksikan 250 tamu undangan. Lazismu wilayah Jawa Tengah meresmikan kantor layanan zakat se Jawa Tengah yang berpusat di kota Semarang.

Bangunan di atas tanah senilai 7 milyar ini bertempat di Jl. Singosari Raya No. 31 Kota Semarang, di samping Resto Ayam Pakuan, yang merupakan amal usaha Muhammadiyah Jawa Tengah.

Zakat center merupakan wujud layanan masyarakat di bidang zakat, infak, sedekah dan sumbangan dana sosial lainnya, demikian disampaikan Direktur Lazismu wilayah Jawa Tengah, Alwi Mashuri.

Pada pidato peresmian, Hilman menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Lazismu Jateng mewujudkan Kantor Zakat Center Jawa Tengah. Atas prestasinya juga menjadi Lazismu wilayah dengan pengumpulan ZIS tertinggi selama tahun 2017, dengan perolehan sebesar Rp 80 milyar.

Lazismu adalah satu-satunya lembaga resmi di persyarikatan Muhammadiyah, yang boleh menerima zakat. “Karena itu, diserukan kepada seluruh pimpinan, anggota dan masyarakat agar membayarkan ZIS nya melalui Lazismu,” jelasnya. Dan apabila majelis, lembaga atau ortom ingin menggali dana masyarakat harus berkoordinasi dengan Lazismu, tegasnya.

Tahun 2018 ini Lazismu di Jawa Tengah mencanangkan program Bedah Rumah Dhuafa, Beasiswa Sarjana dan Gerakan Orang Tua Asuh, serta Pemberdayaan UMKM untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Program ini tidak bisa berjalan tanpa kerjasama yang baik di dalam tubuh persyarikatan. Untuk itu perlu sinergi yang kompak antara Lazismu dengan lembaga, majelis dan ortom.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs.H. Tafsir, M.Ag juga meresmikan beberapa amal usaha di antaranya : PT. Sinar Muhindo Konstruksi, Koperasi Konsumen milik Aisyiyah dan Resto Ayam Pakuan yang dikelola oleh Ayam Geprek Group pimpinan Dodok Sartono dan Kusnadi Ihwani.

Dalam pidatonya Tafsir menyampaikan harapannya, tahun ini adalah tahun kebangkitan ekonomi warga Muhammadiyah. Untuk itu diperlukan upaya yang maksimal dan dukungan dari semua unsur persyarikatan agar tercapai impian tersebut. (cs)