Save Our School

Yatim Piatu, Dimas Takkan Lelah untuk Bersekolah

Donasi Sekarang

Yatim Piatu, Dimas Takkan Lelah untuk Bersekolah

03/05/2019

Sragen – LAZISMU. Sebuah mini bus berhenti di halaman parkir Resto Ayam Geprek Sambel Korek Cantel di Jalan Jenderal Ahmad Yani No.76, Sragen Kulon, Sragen. Satu per satu penumpang turun dari mini bus. Mereka adalah peserta santunan anak yatim yang diadakan Lazismu Sragen bersama Resto Ayam Geprek Cantel.

Kegiatan itu dilaksanakan, Sabtu, 10 Maret 2018 pukul 14.00 wib. Kegiatan santunan seperti ini diselenggarakan Lazismu Sragen rutin setiap dua pekan sekali. Setiap kegiatan, dipilih satu kecamatan dari 20 Kecamatan yang ada di Sragen secara bergilir. Bersyukur, anak yatim dari Kecamatan Sambirejo terpilih untuk menghadiri kegiatan santunan itu.

Kegiatan itu dihadiri 20 anak yatim, lima pendamping dan Tantinah, pengurus Kantor Layanan Sambirejo lazismu Sragen. Rintik hujan tak menghalangi acara.  Dengan penuh riang, antusias para anak yatim dipandu Tommy Arsaputra, staf program Lazismu Sragen. Ketika doa bersama, seorang anak yatim berdoa dengan khidmat. “Aamiin”, ucap anak itu dengan suara lirih.

Adalah Dimas Aji Pangestu. Anak kedua dari pasangan suami-istri Ngatiyo, seorang kuli bangunan dan Hartini, buruh tani. Kakaknya, Didit yang merupakan saudara kandung satu-satunya Dimas sudah empat tahun lamanya merantau ke Jakarta mengadu nasib.

Siswa kelas 2 SMP N 1 Sambirejo itu saat ini tinggal di rumah budenya, Warsini di daerah Tegalrejo, RT 23, Kadipiro, Sambire. Sudah dua tahun lamanya kedua orangtuanya wafat karena tenggelam di Sungai Kedunglaras dekat tempat tinggalnya. Saat itu, mereka berada di pinggiran sungai, tiba-tiba arus deras menerjang dari arah hulu sungai. Orangtuanya tak sempat menyelamatkan diri, hingga terseret arus.

Warga sekitar langsung berusaha menyelamatkan mereka tapi sayang saat ditemukan tubuh mereka sudah terbujur kaku tidak bernyawa lagi. Orangtua Dimas meninggal ketika ia akan melanjutakan ke SMP. Meski kesedihan menyelimuti dirinya, dia pantang mundur tetap semangat bersekolah. Bahkan berjanji akan lebih giat belajar untuk meraih cita-citanya.

Kegiatan santunan anak yatim ditutup dengan pemberian santunan berupa bingkisan peralatan sekolah dan santunan tunai. Santunan diberikan Tommy dan salah satu karyawan Resto Ayam Geprek, Vian. Anak-anak yatim itu senang sekali bisa menghadiri kegiatan tersebut. Acara berjalan lancar, Semoga santunan anak yatim ini bermanfaat untuk mereka dan apa yang mereka cita-citakan tercapai. (ls)

Mari bantu program Santunan Anak Yatim Lazismu Sragen dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekah anda melalui Lazismu. Hubungi kami di 085100000098, atau transfer a.n lazismu sragen
Bank BNI Syariah 0-2019-144-16
Bank Jateng Syariah 60-42000-240
Bank Syariah Mandiri 713-3000-008
Bank Muamalat 527-0005-200
dapat juga datang langsung ke kantor layanan kami di Jl. Yos Sudarso No. 6 Kutorejo, Sragen