• info@lazismu.org


Bahagia Penjual Donat Ini Terima Paket Lazismu

17/07/2019

Kota Surabaya – LAZISMU. Raut muka kebahagiaan salahsatu warga asal Surabaya ini selepas mendapat paket dari Lembaga Amil zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Surabaya.

Kali ini, Lazismu Kota Surabaya melaksanakan pentasyarufan Bantuan paket sembako dalam program Lazismu Aksi Peduli Dhu'afa (LAPD) One Day One Reciepient satu hari satu penerima manfaat, jl. Pogot, Surabaya, Senin (15/7/2019). 

Ketua Lazismu Kota Surabaya, Ustadz Sunarko, memberikan sendiri bantuan paket sembako kepada Bapak Ahmad Yatim. "Dia berumur 40 tahun, tinggal di Pogot Jaya No 85 RT 002 RW 007 Kelurahan Tanah Kali Ke dinding Kenjeran Surabaya. Saat ini dia bakerja sebagai jualan donat keliling setiap pagi mulai dari jalan Platuk, Pogot dan Kapas Krampung dengan penghasilan 10.000 ribu rupiah perhari,"ujarnya.

"Sedangkan istrinya bernama Nurhayati, umur 39 tahun. Dia bakerja sebagai Guru TK Mardiputra di jalan Randu Indah Surabaya, dari ngajar ini dia mendapat penghasilan 500 ribu rupiah setiap bulan. Usia pernikahan keduanya sudah 8 tahun dan belum dikarunia anak," katanya.

Menurut Ustadz Sunarko, Bapak Ahmad Yatim di beri nama orang tuanya demikian karena sejak dalam kandungan sudah yatim. Ayahnya (Muslimin alm) meninggal karena sakit paru-paru.

"Pak Yatim jualan donat keliling demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Selama ini untuk biaya hidup sehari-hari sangat tergantung pada penghasilan istrinya sebagai guru TK dengan gaji hanya Rp. 500.000/bulan.

Pak Yatim dulu pernah kerja sebagai OB di Kapolrestabes Surabaya, jl. Sikatan No.1 dengan gaji Rp. 1.800.000/bulan. Oleh karena sakit liver dan kencing manis dan sering opname, akhirnya tidak di perpanjang kontraknya sebagai OB. "Kini karena kebutuhan biaya hidup dan untuk bayar kost tidak cukup akhirnya berikhtiar kerja jualan donat. Modal awal 20.000 kulaan, kemudian di jual bisa untung 5000 - 10.000 itu dilakukan setiap hari. Penghasilan dari jualan donat Rp. 300.000/bln. Jadi di gabung dengan penghasilan Istri Rp. 800.000," katanya.

Sementara untuk kebutuhan hidup 1 bulan ialah biaya untuk beli lauk Rp. 10.000. Beras sering di kasih Pak de dan teman-temannya. Total satu bulan Rp. 300.000. Biaya kost, listrik dan air Rp.600.000. Biaya berobat yang obatnya tidak Ada di Puskesmas Rp.80.000. Jadi setiap bulan dari penghasilan masih minus. Saat ini masih punya hutang bayar kost 2 bulan," ujarnya.

Masih kata Sunarko, Lazismu Kota Surabaya memberikan bantuan sembako. Dan melalui ketua Lazismu Surabaya di berikan beberapa dagangan seperti sambel teri/udang, madu, camilan, sinom untuk ikut memasarkan dengan sistim bagi hasil. Semoga bisa menambah penghasilan pak Ahmad Yatim dan sakitnya segera sembuh.

"Kepada Lazismu pak Ahmad Yatim dan Bu Nurhayati mengucapkan rasa terimakasihnya karena sudah membantu meringankan biaya hidupnya dengan pemberian sembako. Semoga Lazismu makin jaya dan terus bermanfaat bagi umat," katanya.

"Bagi donatur atau pembaca bisa menyalurkan bantuan ZISnya melalui BANK SYARIAH MANDIRI 99398 2 01 00 0 00000 A/n.Infaq LAZISMU kota Surabaya dan BANK MUAMALAT 76640 2 01 00 0 00000 a/n.Infaq LAZISMU Kota Surabaya," pungkasnya. (bp)

(Sumber: Lazismusby.com