• info@lazismu.org


Kursi Roda Penyemangat Sandy

07/04/2019

Surabaya – LAZISMU. Masa kecil adalah masa paling indah dalam hidup manusia. Bermain dengan teman sepermainan terutama, seperti kelereng, bola kaki, kejar-kejaran, bersepeda dan lain permainan tradisional lainnya yang membuat suasana bahagia meski dengan cara sederhana.

 

Bermain ayunan merupakan salah satu kegiatan si kecil yang mengasyikkan.  Beberapa anak bisa bermain ayunan pada usia 3 tahun, 4 tahun atau lebih. Tapi tidak bagi Adik Sandy Habizal Saputra yang baru bisa bermain ayunan saat usia 5 tahun.

 

Kegembiraan bermain ayunan hanya dinikmati sebentar saja. Di saat sedang asyik bermain ayunan Sandy terjatuh yang menyebabkan kelumpuhan.

 

Si kecil yang aktif, apalagi saat belajar berjalan, tentunya sering terjatuh. Umumnya, jatuh saat berjalan tidak akan menimbulkan akibat yang serius. Namun, saat balita terjatuh dari kursi, tempat tidur,  kursi makan, atau ayunan misalnya, orang tua perlu waspada.

 

Sandy Habizal Saputra kini berusia 13 tahun, hanya bisa bermain dengan duduk dan berbaring. Untuk sekedar berdiripun tidak bisa, tanpa pegangan. Siswa kelas 4 SD itu pulang dan pergi sekolah harus di antar ibunya.

 

Sabtu 6 April 2019, bantuan kursi roda dari Lazismu Kota Surabaya sampai di kediamannya, di Simo Gunung Baru Jaya C/2, melalui program Sahabat Disabilitas. Lazismu berharap, Sandy bertambah semangat dalam belajar, bisa bermain dengan adiknya kendati di atas kursi roda.

Di lokasi berbeda, Mbah Sumiatin (60) juga mendapat bantuan kursi roda. Setahun lalu, ia mengalami kecelakaan jatuh terpeleset yang menyebabkan sakit di sekitar tulang pangkal pahanya. Salah satu penyebab sulitnya disembuhkan karena faktor usia hingga membuatnya sulit untuk berdiri dan berjalan.

 

Lansia yang telah ditinggalkan oleh pasanganya ini menunjukkan kebahagiaan saat kursi roda dari Lazismu mengantarnya untuk bergerak lebih leluasa di dalam rumahnya yang berada di daerah Ampel Menara. (sk)

 

(sk)