• info@lazismu.org

PLN dan Lazismu Dorong Peningkatan Kualitas Guru Sekolah Pinggiran

05/03/2019

Banjarbaru – LAZISMU. Senyum mungilnya terukir di bibir Raihan. Permainan yang menyenangkan, mereka masih belum puas untuk main flying fox. Penantiannya terbayar sudah bersama teman-temannya di lapangan outbound SD Alam Muhammadiyah Banjarbaru, Syamsudin Noor, Landasan Ulin pada Sabtu (17/2/2018).

Raihan adalah satu di antara 27 anak yang ikut serta dalam Program Save Our School yang diselenggarakan Lazismu Banjarbaru dan Lazismu Kabupaten Banjar.

Program ini merupakan bagian dari pengembangan SDM bagi sekolah-sekolah pinggiran. Tema yang diusung ”Kontribusi Kita, Ikhtiar Mereka Meraih Cita-cita”. Hampir 3 bulan kegiatan ini dirancang, berkolaborasi dengan SD Alam Muhammadiyah serta komunitas literasi Teaching and Trip (T & T) Kalimantan Selatan.

Lebih jauh lagi, mampu menarik daya pikat kepada Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Pembangunan (YBM PLN UIP) Kalimantan Bagian Tengah .

Manager YBM PLN UIP Kalimantan Bagian Tengah, Saparin dalam sambutannya, mengatakan, program ini bagi kami sangat menarik. Konsep pengembangan sekolah pinggiran yang bersifat jangka panjang sangat diperlukan masyarakat.

“Selain itu, PLN menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak untuk meyukseskan program ini bersama Lazismu,” paparnya.

Penanggung jawab program dari Divisi Pengembangan Program dan Fundraising Lazismu Banjarbaru, menyampaikan hal serupa bahwa Save Our School merupakan program yang dicanangkan Lazismu secara nasional.

Harapannya program ini dapat membantu sekolah-sekolah pinggiran untuk memiliki daya saing dengan sekolah-sekolah lainnya, kata Ginanjar Sutrisno.

Sebelum acara berakhir, Lazismu Banjarbaru menyerahkan piagam penghargaan kepada YBM PLN UIP Kalimantan Bagian Tengah atas kemitraan yang terjalin selama satu tahun ini.

Program ini berlangsung dari pagi sampai dengan sebelum dzuhur. Selanjutnya program ini berlanjut untuk fokus pengembangan SDM dan bantuan kesejahteraan guru-guru selama 1 tahun.

“Setelah ini Lazismu akan fokusn pada pelatihan-pelatihan pembelajaran inovatif dan kreatif guna menunjang kompetensi guru,” ujarnya.

“Kami sangat terharu, terima kasih kepada semua pihak yang peduli terhadap pendidikan, diharapkan program seperti ini dapat berlanjut,” kata Muhammad Syafi’i, selaku Kepala MI Hidayatul Islamiyah Gambut. (gs)