Bantu Korban Gempa Sulbar, MES Salurkan Dana Melalui Lazismu

23/02/2021

JAKARTA - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyalurkan dana senilai Rp 50 juta melalui Lazismu untuk disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat, Selasa (16/2).

Penyerahan dilakukan di Kantor MES di Jl. Tebet Dalam IV E No.70, RT.20/RW.1, Tebet Bar., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan. Dana diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES Iggi H. Achsien dan diterima oleh Direktur Pendistribusian dan Fundraising Lazismu Pusat Edi Muktiono.

Menurut keterangan Edi, selain menyalurkan melalui Lazismu, MES juga menyalurkan dana melalui Lazisnu dengan jumlah yang sama. Kerja sama antara MES dengan Lazismu ini adalah kerja sama yang pertama kali dilakukan.

Dalam penyalurannya, Lazismu Pusat akan berkoordinasi dengan Lazismu Sulawesi Barat agar dana dapat sampai ke sasaran dengan tepat.

"Kita sedang proses pengiriman ke Lazismu Sulawesi Barat. Nanti Lazismu Sulawesi Barat akan menyalurkan. Kemungkinan akan kita gunakan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi masjid dan madrasah yang rusak karena gempa," ujar Edi.

Lazismu Sulawesi Barat juga akan melakukan koordinasi dengan MES Sulawesi Barat untuk bersama-sama menyalurkan ke penerima manfaat. Menurut Edi, pekan ini penyaluran akan segera dilakukan.

"Kita laksanakan segera. Kita juga sedang identifikasi masjid mana dan sekolah mana yang akan kita berikan bantuan," imbuhnya.

Kiprah Lazismu - MDMC untuk Gempa Sulawesi Barat

Sebagaimana diketahui, Lazismu bersama MDMC telah menyalurkan dana hampir 3 M untuk bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan. Ketua MDMC Budi Setiawan bersyukur karena MDMC dan Lazismu bisa mengumpulkan dan mendistribusikan dana bantuan dengan angka yang cukup besar. Ia menyebut korban bencana tidak hanya mendapatkan bantuan ketika terjadi bencana, tetapi juga pasca bencana. 

"Misalnya, di Lombok kita bangun hunian sementara (huntara). Jadi kita tidak hanya memberikan ketika bencana, tetapi juga pasca bencana," ujarnya.

Selain itu, Budi juga menyampaikan bahwa MDMC memiliki alokasi anggaran untuk pelatihan yang bertujuan untuk penguatan kapasitas wilayah bencana. Sehingga masyarakat di berbagai daerah dapat semakin kuat menghadapi bencana. 

Menurutnya ini penting mengingat bencana yang sering terjadi tanpa mengenal waktu. MDMC bersama Lazismu menyalurkan dana tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga berupa pelatihan ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

Reporter: Yusuf