Bersama Idolmart-Idolaku, Lazismu Salurkan Donasi Konsumen ke Korban Banjir Bekasi

26/02/2021

BEKASI - Lazismu bersama jaringan ritel Idolmart-Idolaku menyalurkan donasi konsumen Idolmart-Idolaku berupa paket sembako kepada korban banjir di daerah RW 15 kelurahan Jakamulya, Bekasi, Rabu (24/2).

Di RW 15 terdapat 3 RT yang terdampak banjir dari luapan kali yang berada ditengah-tengah pemukiman warga.

Selain di wilayah Jakamulya, hasil donasi konsumen dalam bentuk paket sembako ini akan disalurkan juga ke daerah Tambun-Bekasi, Perum Lawa Lumbu Bekasi, Wisma Jaya Bekasi Timur, & Ketanggungan-Tegal Brebes. Total penerima manfaat dari 5 titik penyaluran paket sembako sebanyak kurang lebih 550 KK.

Penyerahan donasi konsumen tersebut dihadiri oleh Manager Program Kemanusiaan dan Lingkungan Lazismu Pusat Nazhori Author, Corporate Fundraising Lazismu Pusat Bayu Dwi Nugroho, SPV Area Bekasi PT. Idola Cahaya Semesta (Idolmart-Idolaku), dan Kepala Toko Idolmart Cikunir Ilham Maulana.

Manajer Kemanusiaan dan Lingkungan Lazismu, Nailul Author menyebut bahwa di Jakamulya terdapat 125 KK yang terdampak banjir. Ia mewakili Lazismu mengucapkan terima kasih kepada Idolmart, Idolaku, dan masyarakat yang telah mendonasikan uangnya melalui Idolmart-Idolaku.

"Alhamdulillah masyarakat terdampak banjir telah menerima bantuan berupa paket sembako," ujarnya.

Sementara itu, Rahmat Supriyadi warga RT 2 RW 15 mengucapkan terima kasih kepada Idolmart-Idolaku dan Lazismu yang telah memberikan bantuan terhadap korban banjir.

Banjir Bekasi

Dilansir dari Sindo, ketinggian air di Jakamulya, Bekasi bervariasi, mulai dari sepaha orang dewasa hingga sedada orang dewasa. Banjir juga terpantau berjalan deras karena air ini merupakan tumpahan dari kali di depan perumahan.

Air juga terlihat memasuki hampir seluruh rumah penduduk, salah satunya di RT002 RW013. Terlihat tinggi air banjir menutup setengah pagar dari rumah penduduk dan masuk ke dalam bagian rumah.

Salah satu warga sekitar, Kukuh mengatakan, air tersebut telah menggenangi wilayah perumahan ini sejak pukul 02.00 WIB atau dini hari tadi. Menurutnya, banjir yang terjadi salah satunya disebabkan curah hujan yang tinggi.

"Beberapa hari terakhir udah banjir karena curah hujannya tinggi jadi rawa-rawa di sekitar komplek itu ga bisa nampung lagi sehingga dalamnya se paha orang dewasa," ujar Kukuh.

Reporter: Yusuf