Bersama SMP ADBS, Lazismu Sukoharjo Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran

10/01/2021

SUKOHARJO - Kejadian kebakaran yang menimpa keluarga Wibowo pada Selasa (22/12) lalu mengakibatkan hangusnya dua rumah dan satu mini market beserta isinya. 

Kejadian bermula pada selasa sore saat Wibowo akan memindahkan bensin dari jerigen ke botol literan yang terletak di depan tokonya. Karena agak terburu-buru, tempat ia menuangkan bensin berdekatan dengan stop kontak listrik yang mengakibatkan terjadinya konsleting listrik dengan sebab uap dari bensin tersebut. 

Menurut penuturan Wibowo, ia tidak menyadari ketika percikan api menjalar melalui instalasi listrik dirumahnya dan langsung membakar rumah yang terbuat dari kayu serta bahan mudah terbakar lainnya. Selain itu, cuaca sedang cukup panas sehingga mempermudah api menjalar. 

Tak banyak barang yang bisa ia selamatkan. Pakaian dinas serta barang berharga lainnya ludes. Saat itu yang bisa ia selamatkan hanya surat berharga serta kendaraan pribadinya. 

Wibowo bekerja sebagai Babinsa Desa Karakan weru yang memiliki empat orang anak. Anak pertama sedang menempuh pendidikan di SMP Ahmad Dahlan Boarding School, anak kedua dan anak ketiga sedang menempuh pendidikan di MIM Sidowayah Weru, dan anak keempat masih berumur kurang lebih dua tahun. 

Mendengar kejadian tersebut, Kepala Sekolah SMP Ahmad Dahlan Boarding School Sukoharjo Anugroho menghubungi Lazismu Kabupaten Sukoharjo untuk melakukan koordinasi. Lazismu Sukoharjo bersama SMP Ahmad Dahlan Boarding School Sukoharjo memutuskan untuk membuka penggalangan donasi. Dalam waktu sepekan telah terkumpul donasi 19 juta rupiah. Melalui Lazismu Kabupaten Sukoharjo donasi tersebut disalurkan dalam bentuk tiga program. Yaitu Beasiswa Pendidikan, Modal Usaha, serta Biaya Renovasi Rumah. 

Donasi tersebut diserahkan pada Jumat (8/1) di kediaman Wibowo. Hadir dalam kesempatan tersebut Lurah Desa Karakan, Plt Ketua PD Muhammadiyah Sukoharjo Jumari, Ketua Lazismu Kabupaten Sukoharjo Safrudin, Kepala Sekolah SMP Ahmad Dahlan Anugroho, Perwakilan MIM Sidowayah, serta tokoh masyarakat setempat dengan mengikuti protokol kesehatan.

Dalam acara penyerahan tersebut Ketua PD Muhammadiyah Sukoharjo menyampaikan bahwa Lazismu adalah lembaga nasional dan baru saja mendapatkan penghargaan dari Baznas dalam hal pertumbuhan ZIS. 

“Lazismu adalah pelaksana tugas dari Muhammadiyah. Kalau kita ingin donasi, bisa dititipkan ke panitia zakat atau amil. Nanti amil yang akan menyalurkan ke mustahik. Kalau kita langsung berikan sendiri ke mustahik, akan muncul rasa pekewuh (tidak enak, canggung), sungkan, dan lain-lain. Tapi kalau dikasihkan ke LAZ atau Lazismu nanti enak, tidak ada pekewuh dan sungkan. Ini tugas amil,” ujarnya.

Anugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia beserta guru dan karyawan Ahmad Dahlan Boarding School Sukoharjo turut berduka cita ketika dua pekan lalu mendengar kabar kebakaran di rumah Wibowo. 

"Perlu kami informasikan bahwa Ananda Balqis, putri Bapak Wibowo ini adalah santri terbaik di ADBS. Hafalan Alqurannya juga lebih baik jika dibandingkan dengan teman yang lain. Maka, kami putuskan untuk memberikan beasiswa kepada Balqis secara penuh. Sekarang ananda kelas 8, sehingga masih satu setengah tahun lagi. Tidak kami tarik biaya," ucapnya dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Sukoharjo Safrudin menyebut pihaknya turut berbela sungkawa atas terbakarnya tiga bangunan rumah milik Wibowo yang terletak di Jetis, Karakan, Weru, Sukoharjo

"Kami hanya ikut memberikan sedikit sebagai bentuk kepedulian sosial. Semoga bisa meringankan beban Pak Wibowo beserta keluarga," jelasnya.

Wibowo sebagai penerima manfaat mengucapkan terima kasih atas bantuan moril maupun materil sehingga bisa meringankan bebannya. 

"Terima Kasih atas bantuan baik moril maupun materil, semoga Allah membalas perbuatan bapak-bapak semua. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga saya," ucapnya sambil menitikkan air mata.

Reporter: Muslih/Yusuf