Dilanda Banjir, Lazismu & MDMC Sukoharjo Salurkan Paket Sembako

17/02/2021

SUKOHARJO - Lazismu Sukoharjo bersama MDMC Sukoharjo menyalurkan 20 paket sembako kepada korban bencana banjir di Nusupan, Kadokan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (17/2).

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo tersebut terjadi sejak sepekan lalu. Penyaluran sembako bekerja sama dengan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Grogol.

Ketua PCA Grogol, Tumirah menyebut bahwa banjir terjadi sejak satu pekan lalu. Ia menyebut banjir sudah berangsur-angsur mulai surut.

"Ini banjir tahunan setiap musim hujan. Soalnya desa ini pertemuan dari Sungai dari Solo dan Sungai Bengawan Solo," ujarnya kepada lazismu.org.

Dalam bencana ini tidak ada korban jiwa mengingat masyarakat sudah siaga dengan bencana yang selalu datang setiap tahun. Menurut Sumirah, setiap malam ada petugas yang berjaga di sungai. Sehingga ketika air mulai tinggi, masyarakat akan memindahkan barang-barang berharganya ke desa sebelah yang lebih tinggi.

"Mereka sudah siaga. Perahu karet juga sudah disiapkan. Jadi setiap malam ada informasi. Apakah siaga 1, siaga 2, dan seterusnya. Kendaraan langsung dipindahkan, dan seterusnya. Jadi sebelum banjir warga sudah siap," imbuhnya.

Kerugian yang dialami oleh korban adalah terhambatnya mobilitas dan rumah yang kotor. Desa yang terdampak cukup parah, imbuh Tumirah, adalah RT 4. Ia menyebut bahwa satu RT penuh tergenang oleh air banjir. Sehingga, Lazismu bersama MDMC Sukoharjo perlu memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Eksekutif Program & Media Lazismu Sukoharjo Muslih Nur menyebut bahwa angka 20 paket sembako didapatkan dari assesmen di lapangan bersama salah satu pengurus PCM Grogol dengan kriteria rumah yang terendam banjir. Ia berharap agar bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat.

"Semoga dapat meringankan kebutuhan pasca banjir. Terkadang banyak pihak yang lupa proses pengembalian kondisi pasca bencana bagiamana keadaannya dan bagaimana kebutuhannya untuk kembali bangkit menjalani kehidupannya. Maka kami Lazismu bersama MDMC mencoba untuk mengambil langkah pemulihan pasca bencana," ujar Muslih.

Program Peduli Guru PAUD & Banjir Mojolaban

Pada hari selanjutnya, Rabu (17/2), Lazismu Sukoharjo kembali memberikan 100 paket sembako kepada guru PAUD di Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru yang terdampak pandemi covid-19. Penyaluran tersebut bekerja sama dengan Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Sukoharjo.

Paket sembako yang disalurkan dalam program "Muhammadiyah Peduli Guru PAUD" ini sama dengan paket sembako yang disalurkan kepada korban banjir di Grogol, berisi beras, minyak goreng, mie instan, dan sarden. Paket sembako diserahkan langsung oleh Eksekutif Program & Media Lazismu Sukoharjo Muslih Nur, beserta relawan Lazismu Sukoharjo, Mukhlis Ardi, Shahih Burhan, dan Djarot kepada PDA Sukoharjo.

Sebelumnya, pada hari Jumat (5/2) Lazismu bersama MDMC Sukoharjo juga memberikan bantuan kepada korban banjir yang melanda 3 RT, yaitu Tegalmade, Laban, dan Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Burhan, relawan Lazismu yang turut serta dalam penyaluran tersebut menyebut bahwa Lazismu memberikan bantuan berupa 60 kilogram beras dan puluhan unit hand sanitizer. 

"Beras yang disalurkan itu digunakan untuk mensuplai kebutuhan dapur umum di Mojolaban, Sukoharjo," tutur Burhan.

Reporter: Yusuf