Dua Kecamatan Terendam Banjir, MDMC Gresik Dirikan Tiga Pos Layanan

29/12/2020

GRESIK - Luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur kembali menggenangi belasan desa di tiga kecamatan, yakni Balongpanggan, Benjeng, dan Kedamean. Hal ini mengakibatkan ratusan rumah penduduk tergenang, serta sejumlah akses jalan desa tidak bisa dilewati.

Kejadian bermula dari adanya hujan deras pada hari Minggu, (27/12). Sekitar pukul 20.00 WIB terjadi Peningkatan TMA Kali Lamong. Pada pukul 22.30 WIB, Kali Lamong mulai meluap dan menggenangi wilayah Desa Wotansari, Kec. Balongpanggang, dan Desa Lundo, Kec. Benjeng.

Di Kecamatan Balongpanggang, banjir menggenangi sebanyak tujuh desa, masing-masing Desa Ngampel, Dapet, Sekarputih, Wotansari, Banjaragung, Pucung serta Desa Karangsemanding yang menggenangi 535 rumah, serta jalan desa setinggi 70-90 cm sepanjang 15 km.

Sementara itu, di Kecamatan Benjeng banjir menggenangi desa Sedapurklagen, Lundo, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang, Sirnoboyo, Bulurejo, Klampok, Bulangkulon, dan Dermo. Di Kecamatan Kedamean, banjir menerjang desa Glindah, Tulung, dan Sidoraharjo.

Sebelumnya, banjir yang sama juga melanda Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng pada Minggu (13/12). Banjir ini merupakan banjir tahunan sehingga masyarakat terdampak tetap tinggal di rumah masing-masing.

Dalam laporan situasi terkini yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Gresik pada Senin (28/12), warga masih bertahan di rumah masing-masing dan tidak mengungsi.

MDMC beserta segenap relawan Muhammadiyah menurunkan 82 relawan yang dibagi ke tiga kecamatan. Mereka merespon bencana banjir tersebut dengan mendirikan tiga Pos Cabang Respon Muhammadiyah. Di antaranya adalah Pos Cabang Cerme, terletak di SMA Muhammadiyah 8 Gresik; Pos Cabang Benjeng, terletak di Perguruan Muhammadiyah Benjeng; dan Pos Cabang Panggang, terletak di Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang.

Selain itu, MDMC juga melakukan aktivasi Layanan Dapur Umum Pos Benjeng dan Balongpanggang, packing logistik, dan distribusi logisitik. Logistik yang sudah dibagikan berupa nasi bungkus. Di Balongpanggang MDMC membagikan 1.100 nasi bungkus, di Benjeng MDMC membagikan 544 nasi bungkus.

Kebutuhan mendesak relawan Muhammadiyah saat ini antara lain masker bedah, kompor, dandang, susu, kopi, gas, air mineral, makanan siap saji, beras, minyak goreng, garam, gula, sayur, buah, telur, mie instan, dan popok bayi.

Reporter: Yusuf