Lazismu Jawa Tengah Targetkan Seluruh Daerah Teraudit

15/03/2021

SEMARANG - Lazismu Jawa Tengah targetkan 35 kantor daerah se-Jawa Tengah teraudit di tahun 2021.

Hal tersebut demikian disampaikan oleh Manager Keuangan Lazismu Jawa Tengah At-Thariq Faisal dalam Press Conference (11/3) di Kantor Lazismu Jalan Singosari 33 Semarang.

Bersama Manager Fundraising Wahidin Hasan, Thariq menyampaikan beberapa hal terkait persiapan Audit Keuangan Lazismu 2021 baik kantor wilayah, daerah juga kantor layanan di semua titik lokasi.

Menurut keterangan Thariq, pada triwulan pertama tahun 2021 Kantor Wilayah Lazismu Jawa Tengah akan mempersiapkan pemberkasan audit tahun 2020, dengan melakukan koordinasi dan pendampingan kantor daerah per eks-karesidenan se-Jawa Tengah.

Hingga hari ini, Lazismu Jawa Tengah sudah melakukan regional meeting dengan Lazismu se Eks-Karsidenan Kedu dan Solo Raya. 

"di Minggu ketiga bulan Maret ini kami akan melakukan agenda yang sama di Eks-Karesidenan Semarang dan Pekalongan," ujarnya.

Thariq mengingatkan bahwa sistem pelaporan Lazismu mengacu pada PSAK 109. Sehingga diharapkan seluruh kantor daerah dan kantor layanan bisa menyesuaikan agar akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan ke publik.

Ketika Audit tahun 2019, Jawa Tengah sudah memiliki 28 kantor daerah yang teraudit dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh auditor.

"Saya berharap untuk 2020 dapat teraudit seratus persen atau 35 daerah," imbuhnya.

Manager Fundraising Lazismu Jawa Tengah Wahidin Hasan dalam kesempatan yang sama juga menjelaskan bahwa persiapan audit Tahun 2020 akan menstimulus masyarakat untuk tetap berkhidmat dalam menyalurkan dana zakat infak sedekah dan dana kemanusiaan lainnya (ZISKA) melalui Lazismu di semua tingkatan. 

"Audit dana masyarakat yang sudah disalurkan melalui Lazismu sangat urgen, karena ini menyangkut trust (kepercayaan) yg sudah diberikan masyarakat pada Lazismu," tegas Hasan.

Menurutnya, jika trust itu bisa dilakukan dengan terus menjaga konsistensi lembaga maka tentu Lazismu Jawa Tengah akan terus menambah progresifitas penghimpunan dengan signifikan.

Ia juga menyebut bahwa hingga kini Jawa Tengah memegang predikat sebagai Lembaga Amil Zakat terbaik Nasional, sehingga menjaga amanah dan profesionalitas lembaga ini sangat berat.

Reporter: Yusuf