Lazismu Kota Semarang Bedah Rumah Seorang Nenek Bersama 3 KK

02/02/2021

SEMARANG – Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Semarang kembali melakukan Bedah Rumah pada putaran ke tujuh, Minggu (31/1).

Melalui kantor Layanan Lazismu (KL) Gayamsari, Bedah Rumah dilakukan di rumah Sri Pamulatsih, warga Purwosari RT 006 RW 004 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari Kota Semarang.

Dilansir dari pwmjateng, serah terima simbolis pelaksanaan Bedah Rumah dan serah terima bantuan dilaksanakan di rumah Sri pamulatsih. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Lazismu Kota Semarang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gayamsari, Pejabat pemerintah setempat, serta beberapa pengurus KL Lazismu se Kota semarang seperti KL Lazismu RS Roemani dan KL Lazismu Banyumanik.

Sri merupakan seorang nenek berusia 58 tahun yang sehari-harinya berjualan kelontongan di rumah. Ia tinggal di rumah berukuran 68 meter persegi bersama 3 anak, 3 menantu, dan 3 cucu, sedangkan suaminya telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

Kondisi rumahnya sekarang sangat memprihatinkan, bangunan rumah lebih rendah dari jalan, sehingga dalam keadaan rob atau hujan air dapat masuk ketempat tinggal, bahkan rumah yang tidak layak huni tersebut ditinggali 3 KK. 

Dalam kondisi usia yang sudah menua dan hidup bersama anak-anak dan cucu-cucunya yang secara ekonomi kurang mampu, sangat sulit bagi keluarga Sri Pamulatsih untuk bisa memperbaiki rumahnya sendiri selain karena tidak memiliki biaya. 

Abdullah Muhajir, Ketua PCM Gayamsari mengajak kepada masyarakat untuk memberikan donasi melalui Lazismu. "Pengurus Lazismu mengharapkan uluran tangan para dermawan untuk dapat menyisihkan sebagian hartanya untuk mendukung kegiatan bedah  rumah keluarga Sri Pamulatsih”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Lazismu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gayamsari.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Kota Semarang yang membidangi Lazismu Yusuf Hidayat menghimbau kepada seluruh KL Lazismu se Kota Semarang untuk terus semangat berjuang melakukan penggalangan dana agar dapat menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Saya menghimbau kepada seluruh Kantor Layanan Lazismu se Kota Semarang untuk bekerja keras dalam hal penggalian dana infaq shodaqoh untuk dipergunakan semaksimal mungkin untuk beramal shodaqoh di jalan Allah. Karena memang kehadiran Muhammadiyah melalui Lazismu sangat memberikan manfaat untuk umat. Ini yang akan selalu menjadi motto kita, yaitu bekerja beramal demi kesejahteraan umat, “ tegas yusuf.