Posko MDMC & Lazismu Nganjuk Bantu Seratus Ribu Korban Banjir

16/02/2021

NGANJUK - Posko Kebencanaan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Nganjuk yang didirikan di SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk telah melayani warga yang terdampak sebanyak lebih dari 100.000 warga Nganjuk di sekitar lokasi longsor. 

Relawan Muhammadiyah tersebut menyalurkan makanan siap saji, kebutuhan pokok, pengobatan gratis, pemberian makanan dan susu bayi, serta pemberian vitamin dan masker untuk warga korban bencana. 

"Tim SAR dari KOKAM dan MDMC juga mengevakuasi warga untuk diungsikan dan pembersihan rumah warga umumnya serta Amal Usaha Muhammadiyah dan rumah Pimpinan dan sesepuh Muhammadiyah pada khususnya," ujar Juwari.

Ia mengapresiasi kesiapsiagaan Lazismu se-Jawa timur yang dengan cepat mengirimkan bantuan serta tim Rescue.

“Alhamdulillah donasi yang diangkut melalui 2 unit kendaraan Rescue dan 2 minibus kami terima dan salurkan ke kawasan bencana,” imbuh Guru SMA Negeri Loceret Nganjuk tersebut.

Ketua MDMC Nganjuk, Priyo Sunarji menyebut bahwa masyarakat terdampak banjir dan longsor Nganjuk membutuhkan makanan pokok, alat kebersihan, perahu karet untuk evakuasi, dan penanganan pengungsi lainnya. 

"Kita langsung bentuk tim tanggap bencana. Kita dirikan posko induk, dapur umum, pendataan Amal Usaha Muhammadiyah terdampak, dan koordinasi dengan BPBD Nganjuk," ujarnya kepada lazismu.org.

Menurut keterangan Priyo, masyarakat terdampak banjir, terutama lansia mengungsi di tempat yang disediakan oleh BPBD. Sedangkan korban tanah longsor dirawat di RSUD Nganjuk, sementara yang lain sedang dalam pencarian dengan alat berat.

Longsor yang melanda Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu, 14 Februari petang telah menyebabkan setidaknya 23 warga sebelumnya dilaporkan hilang.

Namun, menurut Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, korbannya kurang lebih mencapai 21 orang.

"Lima orang sudah ditemukan, tiga di antaranya meninggal dunia. Satu barusan meninggal pagi tadi, dan dua alhamdulillah selamat, sisanya 16 orang belum ditemukan," ujarnya sebagaimana diwartakan tirto.

Reporter: Yusuf