Respon Berbagai Bencana, Lazismu Lakukan Galang Dana

17/01/2021

LAZISMU.ORG - Merespon gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat, banjir di Kalimantan Selatan, dan berbagai bencana lainnya, Lazismu menggelar berbagai aksi galang dana melalui Program Indonesia Siaga.

Aksi-aksi yang dilakukan oleh Lazismu antara lain membuka donasi di partner Lazismu kitabisa.com, menyebarkan flyer digital, broadcast pesan ke donatur, dan lain-lain. Selain itu, Lazismu juga memberikan bantuan tunai langsung senilai seperempat miliar untuk penanganan darurat bencana di Sulawesi Barat.

Menariknya, dalam satu malam donasi dibuka melalui kitabisa.com, donasi yang masuk langsung mencapai angka 100 juta rupiah.

MDMC PP Muhammadiyah juga mengeluarkan surat nomor 024/I.16//H/2021 tentang permohonan penggalangan dana PDB kepada seluruh MDMC Wilayah dan Daerah di seluruh Indonesia melalui Lazismu. 

Surat ini kemudian ditindaklanjuti oleh Lazismu dan MDMC di berbagai daerah. Di Jawa Timur, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur memberikan instruksi kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se Jawa Timur untuk melakukan galang dana bersama dengan seluruh organisasi otonom dan amal usaha.

"Penggalian dana dapat bersumber dari anggota dan simpatisan Muhammadiyah, infak masjid pada pekan ketiga dan keempat Januari 2021, serta amal usaha Muhammadiyah," ujar Saad Ibrahim, Ketua PWM Jawa Timur.

Selain itu, Lazismu di berbagai tingkatan juga melakukan galang dana dengan cara yang serupa, bekerja sama dengan organisasi otonom Muhammadiyah dan amal usaha.

Masyarakat yang ingin menyalurkan donasi dapat disalurkan melalui program Indonesia Siaga di rekening 1230 099 008 999 (Mandiri), 1047 290 437 (BRI Syariah), dan 0091 539 444 (BNI Syariah) atas nama Lazis Muhammadiyah sambil menyertakan kode unik "013". Nomor telefon yang bisa digunakan untuk konfirmasi adalah 0856 1626 222 melalui SMS/WA. Selain itu, donatur juga dapat menyalurkan melalui laman lazismu.org dengan cara klik disini.

Sementara itu, Lazismu bersama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mendirikan pos koordinasi Muhammadiyah, yaitu di Pusat Dakwah Muhammadiyah Mamuju, Jl. Soekarno Hatta; Sekolah Akhlak SD Alam Muhammadiyah Martapura, Jl. Masjid Sungai Paring, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan; dan Masjid Attaqwa, Jl. Parakan Muncang No 222 RT 01/03, Sindang Pakuwon, Kecamatan Cimanggung, Sumedang. Tiga poskor ini digunakan untuk membantu bencana di Sulbar, Kalsel, dan Sumedang Jawa Barat.

Data yang diupdate oleh MDMC PP Muhammadiyah pada 16 Januari menunjukkan bahwa di Majene terdapat 9 orang meninggal dunia, 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang, 425 orang luka ringan, dan 15.000 orang mengungsi. Sementara di Kabupaten Mamuju ada 37 orang meninggal dunia dan 189 orang luka berat.

Di Sumedang, bencana tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (9/1) mengakibatkan 32 orang meninggal dunia, 8 orang yang belum ditemukan, dan 458 orang mengungsi.

Reporter: Yusuf