• info@lazismu.org


Pentingnya Pelatihan Sembelih Kurban, Utamakan Daging Segar Berkualitas

05/08/2019

Pekanbaru – LAZISMU. Idul Adha sebagai momentum hari akbar menyisakan kesempatan bagi para pegiat sosial. Di hari itulah seluruh umat Islam di dunia akan menyembelih hewan kurban. Di Indonesia sendiri, kurban tidak sekadar tradisi, di dalamnya ada nilai-nilai spiritual dan sosial bagaimana dapat memberikan edukasi bagi masyarakat yang merayakannya.

Untuk itu, cara menyembelih kurban juga menjadi perhatian khusus agar hewan kurban yang disembelih halal lagi baik. Maka Lazismu Pekanbaru bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau mengadakan pelatihan penyelenggaraan hewan kurban yang Amanah, Sehat, Utuh dan Higenis (ASUH) di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan rikandi Kel. Delima Kecamatan Tampan, Sabtu (3/8/2019).

Pelatihan ini merupakam kali ke tiga yang diselenggarakan oleh Lazismu dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau. Selain itu juga merupakan program tahunan yang di selenggarakan menjelang Idul Adha.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Pekanbaru, Hari Siyanto mengatakan, tujuan acara ini untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan penyelenggaraan dan penyembelihan hewan kurban.

"Dengan ini masyarakat tidak hanya mengetahui dari sisi syar'i nya saja tapi juga dari sisi teknis cara penyembelihannya", tutur Hari.

Menurutnya, yang mengetahui tentang teknis bagaimana hewan yang sehat dan layak untuk di sembelih adalah dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau.

"Makanya kami bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau," lanjut Hari.

Hari menilai, pelatihan ini sangat bagus karena tidak ada lembaga lain yang melakukan pelatihan penyelenggaraan hewan kurban, sedangkan masyarakat butuh akan pelatihan semacam ini.

"Apalagi ini diadakan sekali dalam setahun," terangnya.

Ia mengaku, dengan bekerja sama dengan Dinas Peterbakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau masyarakat jadi tahu mengenai kesehatan hewan kurban.

Apa saja yang tidak boleh dilakukan terhadap hewan kurban dan bagaimana cara peyembelihan yang sesuai dengan teknis penyembelihan sehingga didapat daging yang berkualitas dan higenis, katanya.

"Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan," tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Bidang Kesmavat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Ade Rukmantara menyampaikan sebelum menyembelih hewan kurban kita harus mengetahui kesehatannya.

"Jangan sampai hewan kurban memiliki penyakit, sebab nantinya akan kita konsumsi dan dikhawatirkan kita terinfeksi dari penyakit, jelas Ade.

Menurutnya, hewan kurban juga harus diperlakukan dengan sangat layak dan dijaga supaya nantinya jika sudah di sembelih dan dikonsumsi tetap higenis dan mendapat daging yang berkualitas.

"Jangan sampai hewan kurban mengalami stres akibat perlakuan manusia dan itu akan menurunkan kualitas dagingnya seperti pucat, lembek dan berair," pungkasnya. (lp)