• info@lazismu.org


Sambut Ramadhan Lazismu Gelar Workshop Filantropi Cilik

02/05/2019

Parepare – LAZISMU. Ramadhan 1440 H sudah diambang waktu, bulan penuh berkah, ampunan dan ajang memaksimalkan kualitas kebajikan kepada sesama. Bagi Lazismu Ramadhan merupakan waktu yang memiliki banyak dampak sosial.

 

Karena itu, Lazismu menggelar Workshop Filantropi Cilik. Workshop ini dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi penghimpunan donasi infak sedekah dengan segmen para siswa yang ada disekolah SD dan SMP se-kota Parepare.

 

Tema workshop merupakan turunan dari tema Ramadhan Mencerahkan, yakni Membangun Karakter Kedermawanan Peserta Didik di Sekolah untuk Parepare yang Berkemajuan. Menghadirkan peserta dari kepala Sekolah SD dan SMP sebanyak 140 serta para pembina Majelis Anak Saleh yang juga didampingi guru agama masing-masing.

 

Walikota Parepare yang diwakili Hj Aminah Amin selaku Asisten satu mengapresiasi kinerja Lazismu. Lazismu berkontribusi untuk bangsa termasuk pemerintah Kota Parepare,” katanya saat membuka acara tersebut.

 

Gerakan Filantropi Cilik pada prinsipnya membiasakan peserta didik untuk menolong sesama dengan cara menyisihkan uang recehnya dari sisa uang jajan.

 

Dilihat secara sekilas koin ini remeh, tapi jika dihimpun akan menjadi gerakan masif di semua sekolah. “Pasti banyak sekali manfaat yang bisa dilakukan seperti beasiswa tidak mampu, seragam sekolah untuk yatim dan duafa,” katanya.

 

Ini sudah dibuktikan oleh Lazismu. Perlu didukung oleh masing-masing sekolah. Semua pihak harus proaktif dan bersinergi dengan Lazismu dan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia Kota Parepare, ungkapnya. Dewan Pengawas Lazismu Parepare, Syarifuddin Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya berkolaborasi serta bersinergi dengan semua komponen umat dalam menggerakkan potensi zakat infak dan sedekah.

 

Secara nasional kita punya potensi zakat yang luar biasa termasuk di kota Parepare, sayang potensi ini belum terealisasi secara maksimal. “Melalui workshop ini Lazismu mengundang para kepala sekolah dan para pendidik agama islam untuk menggerakkan Filantropi Cilik di masing-masing sekolah sekaligus salah satu upaya pembiasaan berdonasi sejak dini,” katanya.

 

Ketua Lazismu Parepare, Erna Rasyid Taufan mengungkapkan gerakan filantropi cilik harus menjadi program Majelis Anak Saleh yang ada di sekolah, selain literasi baca Al-Quran, salat duha, berdoa sebelum belajar.

 

“Satu yang tidak boleh dilupakan membiasakan kepada anak sekolah bersedekah sejak dini  sehingga menjadi karakter mulia, menjadi dermawan, peduli dan suka menolong kelak,” paparnya.

 

Turut hadir dalam workshop para ahli di bidang masing-masing yakni: Dr H.Mahsyar Idris,M.Ag (Ketua Dewan Syariah Lazismu Parepare/Direktur PPs IAIN Parepare).Dr.M.Nasri Hamang,M Ag yang digelari Doktor Zakat karena disertasinya tentang Zakat.Dra Hj Sri Eny Ludfiah,M.Pd (Kepala SMP N 2 Unggulan Parepare) yang juga mitra Lazismu. Dan H Muh Dahlan,S.Pd,M.Pd ( Sekretaris Majelis Anak Saleh dan juga ketua Asosiasi Pendidikan Guru Agama Islam Indonesia AGPAII kota Parepare.

 

Di sesi akhir, dilakukan penandatanganan Piagam Kerjasama antara Lazismu, Majelis Anak Saleh dan Asosiasi Pendidikan Guru agama Islam kota Parepare dalam melakukan gerakan Fikantropi Cilik menghimpun zakat, infak, dan sedekah di sekolah-sekolah. (sa)