[{"program_type": "Crowd Funding", "id": "107", "name": "Cetak Generasi Hafidz Cilik Indonesia ", "pilar_id": "False", "pilar_name": "False", "tanggal_mulai": "2019-03-22 11:37:44", "tanggal_akhir": "2019-06-30 11:37:45", "tipe": "badan", "deskripsi": "Ibnu Hafidz Bimasetya usia 10 tahun, sudah hafal 1 juz (juz 30): \"Aku ingin pahala\u00a0mengajiku ini, mengalir kepada ayahku yang sudah meninggal\". Ayo bantu Rumah Qur'an Ash-Ashalihin mencetak generasi emas Hafidz Indonesia.", "state": "approved", "active": "True", "wilayah_id": "35", "wilayah": "LAZISMU PUSAT", "jumlah_donatur": 0, "mata_uang": "IDR", "nominal_target": "50000000", "nominal_tercapai": "0", "progress_donasi": "0", "nominal_min": "0", "sisa_quota": "-1", "image": "", "sub_slider": "", "deskripsi_html": "

Ibnu Hafidz Bimasetya usia 10 tahun, sudah hafal 1 juz (juz 30).\u00a0Salah satu santri yang selalu semangat dalam mengaji walaupun hujan menghadang, semangatnya tak pernah surut untuk datang ke rumah Qur'an.\u00a0Kami bertanya,\u00a0\"Kenapa Hafidz selalu semangat datang mengaji..?\" dia bilang \"Aku ingin\u00a0pahala\u00a0mengajiku ini, mengalir kepada ayahku yang sudah meninggal\".

\u00a0

Masyaa Allah...

Perkenalkan, kami\u00a0dari Rumah Qur'an Ash-Shalihin, lembaga pendidikan tahsin dan tahfidz GRATIS untuk para santri. Rumah Qur'an Ash-Shalihin sudah bergiat selama 5 (lima) tahun, dengan menumpang di mushola Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan. Dengan segala keterbatasan fasilitas, para santri tetap semangat mengaji dan mengkaji qalam-qalam Illahi Robbi.

Hafidz tidak sendiri, ratusan santri lain juga mempunyai semangat yang luar biasa dalam mencintai Al Qur'an di rumah Qur'an Ash-Shalihin..

Keikhlasan dan ketulusan para santri itu menggerakkan kami untuk berjuang lebih baik. Tersedianya sarana dan prasarana, berupa wakaf tanah, rumah, dan kendaraan operasional menjadi misi besar kami untuk aktivitas belajar dan pengembangan dakwah Rumah Qur'an Ash-Shalihin.

Kami mengetuk keikhlasan Para Sahabat Qur'an untuk berperan serta dalam penggalangan wakaf tanah, rumah, kendaraan operasional ini. Saat ini Rumah Qur'an Ash-Shalihin mengasuh 150 santri.

SahabatQu (Sahabat Quran) , bantu kami dalam perjuangan di jalan Alloh ini.

\"Ma naqashat maalu \u2018abdin min shadaqah, bal yazdad, bal yazdad, bal yazdad\".\u00a0\"Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah...bertambah...bertambah...\u201d\u00a0(HR. Al Tirmidzi)

\"Terlebih sedekah yang dikeluarkan untuk para penghafal Qur'an\"

Ayo bantu cetak generasi emas Indonesia yang hafal Al-Qur\u2019an. Caranya:

1.\u00a0Klik tombol orange \u201cDonasi Sekarang\u201d

2.\u00a0Lakukan pengisian data

3.\u00a0Transfer melalui bank pilihan Anda

4.\u00a0Update berita dapat dilihat di matahatimu.org

", "sisa_hari": "100 days, 0:00:01"}, {"program_type": "Crowd Funding", "id": "103", "name": "GISI (Gerakan Infak Sayang Ibu) Untuk Senyum Perempuan Indonesia", "pilar_id": "2", "pilar_name": "Kesehatan", "tanggal_mulai": "2019-03-11 10:33:53", "tanggal_akhir": "2020-03-31 10:33:53", "tipe": "badan", "deskripsi": "Kanker payudara dan kanker serviks merupakan penyebab terbanyak pertama dan kedua kematian perempuan akibat kanker. Jumlah pasien kanker payudara sebanyak 28,7 persen dari total pasien kanker. Di Indonesia, kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 per 100.000. Ayo Cegah Bersama.", "state": "approved", "active": "True", "wilayah_id": "71", "wilayah": "'Aisyiyah", "jumlah_donatur": 1, "mata_uang": "IDR", "nominal_target": "0", "nominal_tercapai": "100000", "progress_donasi": "0", "nominal_min": "0", "sisa_quota": "-1", "image": "", "sub_slider": "http://lazismu.org/web/image/3331/GISI.jpeg?access_token=4deeef3c-5e4e-4bb7-ab0d-a4fefbacbf22", "deskripsi_html": "

Angka kematian ibu di Indonesia berada di angka 359 per 100.000 kelahiran hidup. Hal ini jauh dari target MDG\u2019s tahun 2015 yang seharusnya hanya 102 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara target SDG\u2019s tahun 2030 adalah 70 per 100.000 kelahiran hidup.

Kanker payudara dan kanker serviks merupakan penyebab terbanyak pertama dan kedua kematian perempuan akibat kanker. Jumlah pasien kanker payudara sebanyak 28,7 persen dari total pasien kanker. Di Indonesia, kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi dengan angka 21,5 per 100.000.

Pasien kanker payudara maupun kanker serviks baru datang ke fasilitas kesehatan pada stadium lanjut. Amsih kurangnya kesadaran keluarga dan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan reproduksi perempuan khususnya dukungan untuk melakukan pemeriksaan IVA/PapSmear dan Sadarnis (Periksa Payudara Klinis).

Tahukah Kita?

20 tahun ke depan jumlah kasus kanker pada wanita akan naik 6 x lebih cepat dibanding pria. Kanker payudara dari 54.833 (2014) menjadi 71.022 (2035).

Di Indonesia, jumlah penderita kanker akan melonjak 7 x lipat di tahun 2030. Kanker payudara dan kanker serviks menjadi penyakit kanker penyebab kematian permepuan no. 1 dan no. 2.

Apa yang sudah kita lakukan?

2014-2016 \u2018Aisyiyah di 14 kabupaten telah melakukan :

- 6.263 tes IVA (Inpeksi Visual Asam Asetat)/Screening Ca Cervix

- 1.272 Tes Sadarnis (Periksa Payudara klinis)/Screening Ca Breast

2014-2016 \u2018Aisyiyah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan telah memberikan pelatihan pemeriksaan IVA & Sadarnis : 347 tenaga kesehatan pemerintah tentang kesehatan reproduksi di 13 kabupaten.

\u2018Aisyiyah bekerja melakukan pendampingan dan sosialisasi di 6 propinsi, 16 Kabupaten/Kota 48 Kecamatan dan 96 Desa.

Tapi itu belum cukup..

Masih ada 100 juta perempuan yang belum terjangkau di 420 kebupaten di indonesia.

Tantangan Pencegahan Kematian Akiba Kanker

70% pasien datang saat stadium lanjut sehingga semakin kecil kemungkinan untuk sembuh.

Rendahnya akses perempuan pada layanan pemeriksaan IVA/Pap Smear dan Sadarnis

Hambatan personal dan budaya.

Apa Yang bisa Didukung untuk Program GISI ini?

Dukungan edukasi masyarakat tentang pencegahan kanker serviks dan payudara

Insentif biaya transport bagi kader untuk melakukan pendampingan kespro terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)

Dukungan untuk pelatihan deteksi dini kanker serviks dan payudara bagi tenaga kesehatan

\u201cMobil Dini\u201d untuk mendekatkan layanan deteksi dini bagi perempuan khususnya di daerah pelosok

Dukungan alat deteksi dini bagi fasilitas kesehatan

Dukungan deteksi kanker serviks dan payudara

Dukungan pelaksanaan Pink Blue Day

Ayo dukung program #GISI untuk perempuan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, caranya:

1.\u00a0Klik Tombol orange\u00a0\u201cDonasi Sekarang\u201d

2.\u00a0Lakukan pengisian data

3.\u00a0Transfer melalui bank pilihan Anda

4.\u00a0Update berita dapat dilihat di www.matahatimu.org

", "sisa_hari": "386 days, 0:00:00"}]