Jibril: Saya Tidak Mau Beli Mainan, Palestina Lebih Membutuhkan

Ditulis oleh berita
09:10, 19/05/2021
Cover Jibril: Saya Tidak Mau Beli Mainan, Palestina Lebih Membutuhkan
LAZISMU.ORG - "Karena Palestina lebih membutuhkan," jawab Jibril, anak kecil berusia 10 tahun yang saya tanya kenapa ia tidak menggunakan uang THR pemberian saudara-saudaranya untuk membeli mainan, petasan, atau top up game sebagaimana lazimnya anak kecil yang lain.

Anak kecil di hadapan saya, Jibril, baru saja selesai menyerahkan donasinya ke Palestina. Uang tersebut adalah hasil THR yang diberikan oleh saudara-saudaranya. Sambil malu-malu, ia bercerita bahwa ia sering melihat berita-berita tentang Palestina di Instagram dan WhatsApp.

Dengan kaos berwarna merah dan jaket hitam, ia datang ke Kantor Lazismu Sukoharjo pada Selasa (18/6) siang bersama Ibunya, Ninin Karlina. Ia berangkat dari rumahnya di Wonorejo, Polokarto, dan menempuh perjalanan sekitar 30 menit. Ihwal informasi dari ibu Jibril inilah yang membuat saya datang dan menemui Jibril di Kantor Lazismu yang menyatu dengan Kantor PDM Sukoharjo tersebut.

Jibril bercerita bahwa ia melihat list-list donasi yang banyak tersebar di grup-grup WhatsApp Muhammadiyah yang diikuti oleh ibunya. Melihat list tersebut, ia tidak mau kalah dengan orang-orang dewasa yang mendonasikan sebagian hartanya.

"Buk, uangku THR itu aku kasih buat Palestina saja ya?" Cerita Jibril. Ibunya bercerita bahwa sebelum lebaran, Jibril ingin sekali membeli mainan Tamiya. Namun, keinginan tersebut ia kubur dalam-dalam setelah melihat berita-berita dari Palestina.

Boleh, jawab ibunya. Sisakan saja sebagian untuk beli Tamiya. Demikian pesan ibunya mengingat mainan adalah hal yang penting bagi anak seusianya. Namun, Jibril bergeming. Tidak. Palestina lebih membutuhkan, tidak boleh ada sisa. Jibril tegas.

Di Kantor PDM tersebut, Jibril mengaku tidak ada satu orangpun yang mendorongnya untuk berdonasi. Keinginan donasi tersebut muncul dari sanubarinya sendiri, setelah melihat berita dan list donasi di grup WhatsApp.

"Palestina diperlakukan secara tidak manusiawi oleh Israel," ujar Jibril malu-malu.

Uang yang didonasikan Jibril berjumlah Rp. 260.000,-. Semangat Jibril layak menampar kita semua, orang-orang dewasa yang belum tergerak untuk membantu korban agresi militer di Palestina.

Reporter: Yusuf