BPKH dan LAZISMU Salurkan Bantuan Program Kemaslahatan 1 Unit Mobil Ambulans untuk Klinik Utama PKU Muhammadiyah Merden

Ditulis oleh berita
Ditulis pada 12:32, 26/02/2025
Cover BPKH dan LAZISMU Salurkan Bantuan Program Kemaslahatan 1 Unit Mobil Ambulans untuk Klinik Utama PKU Muhammadiyah Merden

BANJARNEGARA -- Klinik Utama PKU Muhammadiyah Merden, Banjarnegara, Jawa Tengah di bulan kedua tahun ini menambah layanan medis dengan datangnya satu armada ambulans dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia.

Kehadiran satu unit mobil ambulans tersebut disambut baik oleh Direktur Klinik Utama PKU Muhammadiyah Merden, dr. Farah Fauzianingtyas (25/2/2025). Beliau menghaturkan terima kasih kepada BPKH atas bantuan tersebut untuk melengkapi layanan kesehatan di sini.

“Ambulans ini adalah anugerah yang akan memperkuat misi kami dalam melayani umat, karena mobil ini bukan sekadar kendaraan, tetapi alat yang membawa harapan dan keselamatan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Farah teringat pesan luhur dari pendiri Muhammadiyah, K.H Ahmad Dahlan melalui suatu nasihat, ‘Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya’.

“Bantuan ini merupakan cerminan dari semangat berbagi, dan kami berdoa semoga setiap pihak yang terlibat dalam momen ini mendapatkan pahala berlipat,” ujarnya.

“Sebagai mana janji Allah tentang ‘Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji’,” pungkasnya.

Pada penutup sambutannya, dia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kebermanfaatan dari mobil ambulans untuk kepentingan kemanusiaan, selaras dengan apa yang disampaikan Rasulullah SAW ‘Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya’.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Kewirausahaan dan Inovasi Sosia Lazismu Pusat, Edi Suryanto, yang berkesempatan hadir di Aula Klinik Utama PKU Muhammadiyah, menuturkan, bahwa dirinya mengaku bangga atas geliat Lazismu secara nasional.

“Sangat membanggakan ketika saya mengetahui geliat Lazismu di kancah nasional, bahkan Lazismu juga ada di 8 PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah). Hal ini menunjukkan gerakan ini cukup masif karena meratanya struktur Muhammadiyah di seantero dunia.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Lazismu merupakan mitra pertama dari BPKH setelah bencana likuivaksi di Palu, Donggala dan Sigi.

Ambulans yang diterima oleh PKU Muhammadiyah ini merupakan mobil yang berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat. Dana ini juga disalurkan untuk program kemaslahatan salah satunya pelayanan umat, dengan wujud pengadaan ambulans.

Edi menambahkan Lazismu juga berperan dalam upaya menjadikan mustahik menjadi muzaki, sehingga aktifitas zakat benar-benar membuat masyarakat menjadi berdaya dan tidak ketergantungan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/layarmu]

Sumber: layarmu.id