Lazismu Malaysia Upayakan Solusi ZIS Bagi Masyarakat Indonesia di Malaysia

Ditulis oleh N Author 2017
Ditulis pada 23:33, 15/05/2019
Cover Lazismu Malaysia Upayakan Solusi ZIS Bagi Masyarakat Indonesia di Malaysia

Malaysia - LAZISMU. Sejak bulan November 2018, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia membentuk Kantor Layanan Malaysia.

Dalam forum sosialisasi Lazismu Kantor Layanan Malaysia yang diadakan pada Ahad (12/5), Sutrisno, Ketua Lazismu Malaysia menyampaikan program-program yang akan diluncurkan. Sebagian program tersebut merupakan kesinambungan dari kegiatan PCIM Malaysia sebelum ini, seperti penggalangan donasi kemanusiaan, penggalangan zakat infaq dan sodaqoh (ZIS), serta penyaluran daging qurban.

Sutrisno menambahkan, Lazismu Malaysia juga bertekad membantu mencarikan solusi untuk mereka yang memerlukan bantuan biaya sekolah maupun akses pelayanan kesehatan.

“Salah satu strategi pelayanan kesehatan ini adalah dengan melibatkan para dokter Indonesia yang sedang tinggal di Malaysia,” jelas Sutrisno.

Strategi lainnya, lanjut Sutrisno yakni dengan mendatangkan mahasiswa kedokteran dan ilmu kesehatan yang berminat untuk menjalani KKN di Malaysia dan menyampaikan ilmunya untuk target penerima.

“Untuk yang satu ini Lazismu akan bekerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia yang bersedia,” imbuhnya.

Sementara Ketua PCIM Malaysia, Sonny Zulhuda mengingatkan bahwa Lazismu perlu berkoordinasi dengan para pimpinan ranting-ranting Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Malaysia agar membantu segala usaha promosi dan mobilisasi program.

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut adalah Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia Mokhammad Farid Ma'ruf.

Dalam sambutannya, Farid menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pergerakan Muhammadiyah yang terbukti telah berkarya dan bekerja untuk Ummat dan bangsa Indonesia lebih seabad lamanya, terutama di bidang pendidikan formal.

Farid berharap kerjasama antara KBRI dan PCIM Malaysia yang harmonis dan sinergis selama ini dapat memperkuat lagi upaya KBRI untuk menyediakan akses pendidikan bagi warga negara Indonesia di Malaysia.

Farid juga mengatakan bahwa Atdikbud turut mendukung Lazismu dalam menyukseskan program-programnya ke depan.

Sumber: Tim Media PCIM Malaysia (muhammadiyah.or.id)